"Banda bebas rabies," kata Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Maluku Tengah, Max Salamor, kepada wartawan di Ambon, Rabu.
Ia mengungkapkan, Kepulauan Banda tercatat sebagai satu-satunya kecamatan dari 14 kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah yang hingga kini bebas penularan penyakit anjing gila (rabies).
"Hewan itu memang cukup banyak di Kepulauan Banda, tetapi kasus gigitan anjing gila tidak pernah terjadi. Itu sebabnya daerah tujuan wisata bahari, sejarah, kebudayaan dan agrowisata pala ini dinyatakan bebas rabies," katanya.
Salamor lebih jauh menyatakan, Kepulauan Banda juga dinyatakan bebas H5N1 (flu burung) dan H1N1 (flu babi), dan karenanya peserta Sail Banda 2010 dan tamu maupun turis asing yang akan menyaksikan kegiatan bahari bertaraf internasional itu tidak perlu ragu akan terjangkit penyakit menular.
Kepulauan Banda yang terdiri dari tujuh pulau terletak pada jarak sekitar 169 mil dari Kota Ambon, Ibu Kota Maluku, dan terpaut jarak 120 mil dari Masohi, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah.
Kendati dinyatakan sebagai bebas penyakit hewan yang bisa menular ke manusia, tindak pencegahan tetap dilakukan.
"Hingga 2009, kami tetap melakukan vaksinasi terhadap anjing, kera maupun kucing di Kepulauan Banda. Tahun ini pun vaksinasi akan dilakukan, terutama pada saat menjelang penyelenggaraan Sail Banda 2010 yang dijadwalkan mulai Juli-Agustus," katanya.
Ditambahkan, Dinas Pertanian dan Peternakan Maluku Tengah tahun lalu memvaksinasi 11.650 dari 15.057 anjing di 13 kecamatan kabupaten tersebut.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.