Ambon (ANTARA) -

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku memperkuat upaya deteksi dini peredaran narkotika dengan mendorong peran aktif personel dalam memberikan informasi terkait aktivitas jaringan narkoba, termasuk yang terjadi di lingkungan internal.

“Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami dalam mengungkap jaringan narkoba. Saya berharap seluruh personel bisa turut membantu memberikan informasi jika mengetahui adanya peredaran narkoba,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Kombes Pol Indra Gunawan, di Ambon, Senin.

Indra menegaskan komitmen pihaknya untuk memerangi peredaran narkotika di wilayah Maluku tanpa memberikan toleransi kepada siapa pun yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Ia meminta seluruh personel untuk turut membantu upaya pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas jaringan narkotika di lingkungan sekitar.

Indra juga menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkotika, termasuk jika terdapat oknum aparat yang terbukti terlibat.

“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran terkait narkoba. Semua yang terlibat, mulai dari pengguna, kurir, pengedar hingga bandar, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya menegaskan.

Selain menyoroti pemberantasan narkoba, ia juga mengingatkan kesiapan seluruh personel menghadapi agenda pengamanan Operasi Ketupat Salawaku 2026, khususnya menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, pada 13 Maret 2026, akan dilaksanakan pergeseran pasukan sebagai bagian dari kesiapan pengamanan operasi tersebut.

Pada akhir arahannya, Indra mengajak seluruh personel untuk bekerja secara profesional sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing serta menghindari segala bentuk pelanggaran guna menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Menurut dia, keterlibatan seluruh anggota dalam memberikan informasi internal dinilai penting untuk memperkuat pengawasan dan mempersempit ruang gerak jaringan narkoba yang kerap memanfaatkan wilayah kepulauan sebagai jalur distribusi.

 



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026