Ternate (ANTARA) - PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate, Provinsi Maluku Utara, menyiapkan sebanyak 18 unit armada kapal ferry untuk melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Belasan armada kapal tersebut terdiri dari 13 unit kapal milik PT ASDP Ferry Indonesia dan lima unit kapal milik perusahaan swasta yang turut membantu memperkuat pelayanan transportasi laut selama masa angkutan mudik lebaran tahun ini," kata General Manager PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate, Mushar Usman dihubungi, Jumat.
Dia mengatakan, seluruh armada kapal yang disiapkan saat ini telah berada dalam kondisi siap operasi untuk melayani kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan antar daerah, baik di dalam wilayah Maluku Utara maupun lintas provinsi.
"Total ada 18 armada kapal yang disiapkan. Dari jumlah tersebut, 13 kapal milik ASDP dan lima kapal milik swasta. Semuanya sudah siap untuk melayani masyarakat pada angkutan mudik lebaran tahun ini," ujar Mushar.
Ia menjelaskan, armada kapal tersebut akan melayani sebanyak 25 lintasan pelayaran. Dari total lintasan itu, satu di antaranya merupakan lintasan antar provinsi, yakni rute Ternate menuju Bitung di Provinsi Sulawesi Utara.
Sementara itu, 24 lintasan lainnya melayani berbagai rute antar kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Maluku Utara yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Mushar, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran layanan selama periode angkutan lebaran, mulai dari kesiapan armada, kru kapal, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait di pelabuhan.
Selain itu, PT ASDP juga telah melakukan evaluasi terhadap potensi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan yang diperkirakan meningkat menjelang lebaran, sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih awal.
Berdasarkan hasil proyeksi PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate, jumlah penumpang yang menggunakan jasa transportasi kapal ferry pada masa mudik lebaran tahun ini diprediksi mengalami peningkatan sebesar 4,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara untuk jumlah kendaraan dari seluruh golongan yang menyeberang menggunakan kapal ferry juga diperkirakan meningkat sekitar 4,21 persen.
"Prediksi kami untuk jumlah penumpang mengalami kenaikan sekitar 4,71 persen. Sedangkan untuk kendaraan dari semua golongan diperkirakan naik sekitar 4,21 persen," kata Mushar.
Ia menambahkan, pihak ASDP juga telah memetakan potensi puncak arus mudik yang diperkirakan akan terjadi dalam dua fase. Puncak pertama diprediksi berlangsung pada 17 hingga 19 Maret 2026, ketika masyarakat mulai melakukan perjalanan lebih awal untuk pulang ke kampung halaman.
Untuk puncak arus mudik berikutnya diperkirakan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026, mendekati perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Oleh karena itu, dalam mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode tersebut, PT ASDP Ferry Indonesia Cabang Ternate akan mengoptimalkan seluruh armada yang tersedia serta menyesuaikan jadwal pelayaran sesuai kebutuhan di lapangan.
Mushar juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan kapal ferry agar dapat merencanakan perjalanan dengan baik serta datang lebih awal ke pelabuhan untuk menghindari kepadatan.
"Dengan kesiapan armada yang ada, kami berharap pelayanan kepada masyarakat selama angkutan mudik lebaran dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman," katanya.
Pewarta: Abdul FatahUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.