"Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Maluku Utara,di pasar tradisional maupun modern di wilayah Ternate, pada Februari 2016 terjadi deflasi 0,95 persen, atau penurunan IHK dari 128,50 pada Januari 2016, menjadi 127,28 pada Februari 2016," kata Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Maluku Utara, Baba Bugis di Ternate, Selasa
Tingkat inflasi tahun kalender tercatat - 0,43 persen dan tingkat inflasi year on year 5,52 persen.
Sedangkan, secara nasional mengalami deflasi sebesar 0,09 persen dengan IHK sebesar 123,51.
Dari 82 kota IHK, 30 kota mengalami inflasi dan 52 kota mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan 1,02 persen, Kota Padang 0,86 persen, dan Kota Gorontalo 0,67 persen
Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke 2,95 persen, Kota Tual 1,33 persen dan Kota Bulukumba 1,05 persen.
Menurut dia, inflasi Kota Ternate Januari 2016, menurut kelompok pengeluaran adalah bahan makanan -4,95 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,70 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar -0,03 persen.
Kelompok sandang 0,29 persen, kesehatan 0,07 persen, pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,04 persen, serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan -0,04 persen.
Begitu pula, untuk inflasi tahun kalender Kota Ternate sebesar -0,43 persen dan inflasi year on year 5,52 persen.
Sedangkan inflasi tahun kalender 0,42 dan inflasi year on year Nasional 4,42 persen.
Inflasi tahun kalender, 70 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi, di mana inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga 1,81 persen, Kota Bima 1,68 persen, Kota Kendari 1,56 persen, sedangkan 3 kota yang mengalami deflasi tertinggi yaitu, Kota Merauke 1,86 persen, Kota Tual 1,04 persen, dan Kota Palu 1,01 persen.
Memang, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sorong 6,99 persen, Kota Makassar 6,87 persen, Kota Sibolga 6,75 persen.
Sedangkan, inflasi terendah terjadi di Kota Cirebon 2,38 persen, Kota Tanjung Pandan 2,48 persen, dan Kota Meulaboh 2,54 persen," katanya.
Pewarta: M. Ponting: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.