"Kapolda telah berangkat ke Kabupaten Halsel untuk memantau penyelenggaraan PSU guna memastikan terlaksana aman, tertib dan lancar," kata Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Hendry Badar, di Ternate, Jumat.
Dia mengemukakan, pengamanan PSU di Kabupaten Halsel telah disiagakan 565 personil dan Kepulauan Sula785 personil.
Personil masing - masing Polres tersebut didukung 100 Brimob Polda Maluku Utara ke Halsel dan 115 ke Kepulauan Sula.
Begitu pun masing - masing 40 personil Sabhara ke Halsel maupun Kepulauan Sula.
"Kami tidak mengingikan terjadinya konflik selama pengamanaan PSU, makanya dikerahkan juga 20 personil dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara," ujar Hendry.
Dia menjelaskan, pola pengamanan disesuaikan dengan situasi dan kondisi wilayah. Setiap Polres sudah menetapkan polanya yakni sepuluh, satu, dua.
"Jadi, 10 polisi, satu TPS dan dua Linmas. Itu akan melaksanakan tugas di TPS-TPS yang akan melaksanakan pemilihan ulang," katanya.
Hendry juga menjelaskan, untuk pengamanan PSU Halsel dan Kepsul dilakukan dengan pertimbangan melalui analisa dari faktor geografis.
"Kepsul yang melaksanakan PSU pada 28 Maret memilki jangkauan geografis yang cukup jauh jarak tempuhnya, sehingga Polres setempat dilebihkan personil pengamanan ketimbang Halsel," katanya.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.