"Secara nasional mengalami Inflasi sebesar 0,19 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 123,75," kata Kepala BPS Maluku Utara, Misfaruddin di Ternate, Jumat.
Dia mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Maluku Utara, di pasar tradisional maupun modern di kota Ternate pada Maret 2016 terjadi inflasi 0,28 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 127,28 pada Februari 2016, menjadi 127,64 pada Maret 2016.
Tingkat inflasi tahun kalender dan tingkat inflasi year on year yaitu masing-masing sebesar -0,15 persen dan 5,45 persen.
Selain itu, pada Maret 2016, lima kelompok pengeluaran mengalami inflasi, dan dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi.
Adapun perubahan indeks harga konsumen (IHK) kelompok pengeluaran tersebut adalah bahan makanan 1,31 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,30 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar -0,10 persen, sandang 0,52 persen, kesehatan 0,05 persen, pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,03 persen, serta kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan -0,09 persen.
Misfaruddin mengatakan, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Maret 2016 seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, beberapa jenis ikan seperti (cakalang, malalugis, cakalang asap, selar/tude, tongkol, ekor kuning, lolosi, bubara dan teri), kangkung, buncis, bayam, rokok kretek, rokok kretek filter, blus, emas perhiasan.
Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga adalah tomat sayur, lemon, wortel, kentang, kol putih/kubis, semangka, gula pasir, tarif listrik dan tarif angkutan udara.
BPS sebelumnya juga mencatat, dari 82 kota IHK, 58 kota mengalami inflasi dan 24 kota mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bukit Tinggi 1,18 persen, Kota Medan 0,88 persen, dan Kota Tual 0,82 persen.
Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan 1,22 persen, Kota Pare-Pare 0,90 persen dan Kota Maumere 0,77 persen.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.