Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol. Kartoyo membuka secara resmi Munas VI Keluarga Besar Putra-Putri (KBPP) Polri di Jakarta, Jumat, mengharapkan organisasi mitra Polri itu menjaga soliditas dan bermanfaat untuk masyarakat.

"Kalau solid tidak bermanfaat tidak ada gunanya. Yang penting kalau betul-betul solid, tunjukkan soliditas tersebut sesuai azas organisasi adalah independen, kekeluargaan, dan sosial kemasyarakatan," kata Kartoyo.

Selain itu, sebagai Dewan Pembina KBPP Polri, Karyoto juga berpesan agar KBPP Polri ikut ambil bagian dalam pembangunan nasional mendukung Astacita, dan memberi kemanfaatan untuk masyarakat.

Jenderal polisi bintang tiga itu juga meminta KBPP Polri turun langsung ke lapangan untuk memastikan jangan sampai ada putra-putri Polri yang kesulitan dalam akses pendidikan.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu hadir mewakili Kapolri membuka Munas VI KBPP Polri yang agenda utamanya memilih ketua umum periode 2026-2031.

Menurut dia, KBPP Polri memiliki peran strategis mendukung misi Polri dalam melindungi, mengayomi masyarakat karena jumlah anggotanya jauh lebih banyak dari personel Polri.

Dia juga mengingatkan anggota KBPP Polri untuk menjaga sikap dan menjaga nama baik institusi Polri, menjadi jembatan mendekatkan Polri dengan masyarakat.

"Jangan bikin kegaduhan, bikin lah program-program bermanfaat membantu program pemerintah," kata Karyoto.

Sebelumnya, dalam audiensi Selasa (12/5) dengan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Ketua Dewan Pembina KBPP Polri itu memberikan arahan agar pelaksanaan Munas VI KBPP Polri dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif serta tetap menjaga soliditas organisasi sebagai bagian dari keluarga besar Polri.

Pemimpin Korps Bhayangkara itu juga mengharapkan agar ke depan, KBPP Polri semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Polri dalam mendukung tugas-tugas kemasyarakatan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KBPP Polri periode 2026-2031.

Evita menjelaskan bahwa hingga saat ini dia telah memperoleh surat dukungan dari 31 Pengurus Daerah (PD) KBPP Polri dari total 34 PD se-Indonesia.

"Munas VI KBPP Polri harus menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penguatan peran KBPP Polri sebagai organisasi yang solid, kuat, modern, dan berwibawa," ujar Evita.

KBPP Polri merupakan organisasi tunggal yang dilahirkan berdasarkan Telegram Rahasia (TR) Kapolri Tahun 2001 sebagai wadah berhimpunnya putra-putri Polri dalam memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Hadir dalam Munas VI KBPP Polri itu, anggota Komisi III DPR Adang Daradjatun, selaku Ketua Dewan Kehormatan KBPP Polri, anggota Komisi Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Pemilihan Ketua Umum KBPP Polri periode 2026-2031 berlangsung Jumat petang, dihadiri pengurus KBPP Polri dari 34 provinsi yang memiliki suara.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kabaharkam buka Munas VI KBPP Polri harapkan solid dan bermanfaat



Pewarta: Laily Rahmawaty
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026