"Setiap Stasiun Pengisian bahan Bakar Minyak (SPBU) yang kami singgahi kosong," kata Gunter, salah seorang pengemudi motor ojek saat ditemui di SPBU belakang Kota Ambon tepatnya di jalan Pantai Losari, Minggu.
Ia mengaku sudah terbiasa menggunakan pertalite, sehingga kalau kembali menggunakan premium rasanya kurang cocok.
"Pertalite cukup bagus. Selain tarikan motor mulus, mesin pun bersih," katanya.
Menurut dia, kekosongan pertalite sudah sejak Selasa lalu.
Pantauan Antara, beberapa pengemudi mobil angkutan kota maupun kendaraan pribadi yang biasanya mempergunakan pertalite pun mulai kesal sebab untuk sementara harus kembali lagi ke premium.
"Khusus di dalam Kota Ambon terdapat tiga unit SPBU masing-masing Pohon Pule, Belakang Kota dan SPBU Kebun Cengkih, dan semuanya tidak menjual pertalite karena stok kosong," kata Roby, pengemudi mobil plat hitam yang terlihat kesal saat keluar dari lokasi SPBU Belakang kota.
Kejadian kehabisan stok minyak pertalite sering terjadi, lanjutnya, tetapi untuk sekarang ini sudah cukup lama.
Sales Penjualan Retail IV Pertamina Ambon, Mahdi Syafar, saat dikonfirmasi mengakui terjadi kekosongan BBM jenis pertalite saat ini di kota Ambon.
"Kekosongan sekarang ini akibat dari keterlambatan pengiriman minyak yang satu ini, akibatnya tak ada stok lagi di setiap SPBU di Kota Ambon," ujarnya.
Pewarta: John Soplanit: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.