Sembilan bahan pokok (sembako), daging dan sayuran di Kota Ambon cukup hingga hari raya Idul Fitri 1431 Hijriah, kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Godlief Soplanit.
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan para distributor bahan pokok, pengusaha daging dan sayuran serta instansi terkait. Dari pembicaraan dipastikan stok bahan makanan di Kota Ambon hingga Lebaran nanti cukup," katanya di Ambon, Senin.
Menurut Soplanit, kapal yang membawa bahan makanan dari Pulau Jawa ke Ibukota Provinsi Maluku saat ini cukup lancar sehingga dapat dipastikan tidak terjadi kekurangan stok bahan makanan di pasar.
"Saat ini yang menjadi perhatian adalah produksi sayur-mayur lokal karena tergantung curah hujan di Kota Ambon," katanya.
Soplanit mengakui, pihaknya juga telah bekerja sama dengan Administrasi pelabuhan (Adpel) Yos Sudarso Ambon membentuk satgas operasional untuk membantu kelancaran stok agar harga tetap stabil di tingkat pedagang.
"Tim ini dibentuk agar saat bongkar muat barang dari kontainer tidak terjadi penumpukan yang mengakibatkan kelangkaan barang dan kenaikan harga," ujar Soplanit.
Ia mengatakan, dari hasil pengawasan di lapangan terdapat barang-barang dalam kemasan seperti beras, gula dan terigu yang tidak mencantumkan berat netto.
"Kami akan melakukan pengawasan terhadap barang tersebut, jangan sampai ada yang tidak mencantumkan berat netto di kemasan," tandasnya.
Sementara itu Sekertaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Ambon, Lusi Izaak mengatakan, stok daging segar serta ayam potong mencukupi hingga Lebaran.
"Kami telah menerjunkan petugas karantina hewan di Pelabuhan untuk memeriksa daging yang masuk ke Ambon sehingga konsumen terjamin ," katanya.
Ia menambahkan, untuk sayuran lokal pihaknya menyesuaikan dengan cuaca di Kota Ambon, bila cuaca membaik maka harga tidak mahal.
"Cuaca yang mendukung di Ambon mengakibatkan panen petani semakin membaik, sehingga dipastikan harga tidak naik," ujar Lusi Izaak.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.