"Pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Anderias Rentanubun dan Yunus Serang memiliki visi terwujudnya masyarakat Malra sejahtera, maka kami menambahkan dua kata di situ yakni terwujudnya masyarakat Malra yang lebih sejahtera," kata Esebius di Langgur, Rabu.
Ia menjelaskan, dirinya bersama Abdurrahman Matdoan mengusung visi dan misi seperti itu tidak lain agar mereka berdua, kelak bila terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati, harus bekerja lebih keras dari yang telah dilakukan pemerintahan saat ini.
"Kami harus meningkatkan pendapatan asli daerah maupun sumber-sumber pendapatan sah lainnya untuk membelanjakan sejumlah program dan kegiatan strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini," katanya.
Esebius juga menegaskan bahwa visi misi UTAMA kelak akan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
Ketika ditanyakan tentang peluang UTAMA dalam Pilkada serentak tanggal 27 Juni mendatang, ia menyatakan dirinya bersama Abdurrahman Matdoan optimistis akan keluar sebagai pemenang.
"Kami yakin menang 90 persen di Langgur, ibu kota Malra yang memiliki jumlah pemilih lebih dari 14.000 orang. Jika ditambah kemenangan di Langgur Ohoijang dan Watdek, maka dapat dipastikan UTAMA akan terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malra 2018-2023," katanya.
Pasangan UTAMA didukung koalisi PDI-P, Golkar, Hanura, Demokrat, PPP.
Pasangan lain yang maju dalam Pilkada Malra adalah AMANAH (Angelius Renjaan-Hamzah Rahayaandan) yang didukung Nasdem dan PKPI, dan pasangan MTH-TB (Muhamad Taher Hanubun-Petrus Beruatwarin) yang didukung koalisi PKS, PKB, Gerindra, PAN.
Pewarta: Siprianus YanyaanEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.