"Semua OPD harus bekerja keras dan komitmen keluar dari disclaimer," kata Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus dalam siaran pers yang diterima Antara, Senin.
Oleh karena itu, Aliong Mus menyatakan, siapapun yang menghambat kinerja para bendaha dalam memberikan laporan, terutama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan "dinonjobkan".
Selain itu, bila ada OPD maupun pihak bendahara menghambat upaya agar keluar dari zona disclaimer, maka jabatannya sebagai bendahara harus dievaluasi atau dimutasi.
Dirinya mengakui sikap tegas ini dilakukan-nya, mengingat kinerja para bendahara dengan berkomitmen untuk meraih hasil pemeriksaan keuangan dengan baik adalah citi-cita kita untuk keluar disclaimer selama ini.
Untuk, itu, niat baik ini perlu didukung bukan dipersulit. Jangan, mencoba untuk memperhambat.
"Saya tegaskan, bahwa sikap ini saya tidak main-main untuk membebas tugaskan bagi para pimpinan SKPD," katanya.
Tidak itu saja dirinya meminta kepada masyarakat untuk terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan atas hasil pemeriksaan dan mencari informasi dinas apa saja yang masih terhadap dalam laporannya.
"Tugas siapa saja untuk memberikan informasi, kalau ada pimpinan OPD yang tidak memberikan informasi kepada media pemda, maka laporkan untuk kita pelajari sikap pimpinan itu," kata bupati.
Pewarta: Abdul FatahEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.