Salah seorang pedagang daging sapi, Hanafi di Ternate, Jumat, mengakui, dalam sepekan terakhir harga daging sapi tetap Rp100 ribu hingga Rp110 ribu per kg dan tidak terpengaruh dengan cuaca buruk yang terjadi di perairan Ternate dalam sepekan terakhir.
Kendati harga daging sapi stabil, tetapi para pembeli daging sapi di pasar Bahari Berkesan masih normal.
Menurut dia, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Ternate, biasanya mengalami kenaikan kalau menjelang Ramadan maupun hari-hari besar keagamaan, akan tetapi, kebutuhan daging sapi tetap tersedia.
Bahkan, minimnya para pembeli daging sapi, para pedagang ada yang menurunkan harga daging sapinya hingga Rp100 ribu, karena dikhawatirkan tidak ada pembeli daging sapi tersebut.
Menurut dia, kalau tingginya permintaan untuk daging sapi, maka pihaknya akan menyiapkan stok sesuai dengan kebutuhan, karena memiliki distributor di Pulau Halmahera.
"Kebanyakan daging yang dijual di pasar higienis yang merupakan daging sapi lokal yang diambil dari Halmahera Barat dan Halmahera Utara, bahkan kenaikan harga terjadi kalau kebutuhan daging meningkat,? katanya.
Sementara itu, normalnya harga daging sapi ini tidak diikuti harga ayam potong, karena hingga kini, harga ayang potong per ekor normal mencapai Rp30 ribu per ekor, tetapi karena kebutuhannya meningkat, saat ini ayam potong yang dijual pedagang mencapai Rp48 ribu per ekor.
Pewarta: Abdul FatahEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.