"Rotasi dan mutasi yang sering dilakukan para pejabat itu sudah hal biasa yang terjadi dan hari ini ia menyerahkan tongkat kepimpinan kepada bapak Muhamaad Arafah sebagai kepala kantor Basarnas yang baru," kata Mustari di Ternate, Senin.
Pergantian pejabat itu berdasarkan Keputusan Kepala Badan Nasional Pencarian dan pertolongan Nomor: SK KBSN-02/KP.303/1BSN-2018 tentang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian dari jabatan struktural di lingkungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Menurut dia, selama masa jabatannya yang sebagai kepala Kantor Basarnas Ternate, dua tahun lebih mungkin programnya belum diselesaikan maka ia mengharapkan dengan pergantian kepala yang baru mampu membawa perubahan yang baik, sehingga bisa melaksanakan misi kemanusiaan yang ada di Malut.
Mustari, yang akan dimutasikan ke Kantor Basarnas A Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai kepala baru di sana, meminta maaf kepada masyarakat Malut karena merasa belum maksimal dalam pelayanannya.
Mustari juga mengimbau kepada kepada seluruh jajaran Basarnas untuk terus membangun kemitraan dengan media, sehingga program yang direncanakan dapat dilaksanakn secara sama-sama dan bisa dipublikasikan kinerja Basarnas kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Ternate yang baru, Muhammad Arafah menyatakan akan melanjutkan program kerja yang ditinggalkan oleh kepala kantor yang lama, karena selama ini Kantor Basarnas Ternate memiliki kekurangan anggota di lapangan, terutama untuk menempatkan di kabupaten/kota yang ada, sehingga ini menjadi tugasnya nanti.
Dia menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal maka akan dibangun kantor cabang di Pulau Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan yang sudah direncanakan kepala kantor sebelumnya, sebab melihat letak geografis di Provinsi Malut sebagian besar memiliki daerah kepulauan dan luas lautan begitu besar.
Pewarta: Abdul FatahEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.