Kabupaten Jayapura, Papua memiliki sejumlah potensi pertambangan seperti nikel, biji besih, emas, batu bara dan pasir besi. Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Jayapura Nehemia Karma SH, di Sentani, Minggu mengatakan, dari empat wilayah pembangunan di daerah ini hampir semuanya mempunyai potensi pertambangan. "Hampir semua wilayah pembangunan ada potensi tambangnya," kata Kadis Nehemia Karma. Namun, lanjut dia, dari sekian banyak potensi tersebut belum ada yang dikelolah dengan baik karena berbagai masalah, terutama dari masyarakat pemilik tanah hak ulayat. Seperti di Kampung Tablasupa sudah dilakukan eskplorasi, namun berhenti akibat malasah tanah hak ulayat. Disusul pertambangan emas di Kampung Puai, Distrik Sentani Timur, terhenti karena adanya imbauan Menteri Pertambangan dan Energi tentang pemberhentian sementara pengelolaan tambang di daerah itu. Dikatakan, dari sekian banyak potensi pertambangan yang dimiliki Kabupaten "Kenambay Umbay" ini, cukup banyak dilirik oleh calon investor. Namun demikian, kata dia, pihaknya tidak serta merta memberikan izin dengan berbagai pertimbangan dan belajar dari pengalaman, yakni cukup banyak investor yang datang hanya untuk mendaftar, tetapi tidak ada tindaklanjutnya. Padahal pemerintah setempat memberikan kesempatan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di daerah ini, katanya. Menurut dia, kehadiran investor penting untuk dapat meningkatkan sumber pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus memberikan perubahan ekonomi bagi masyarakat setempat.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026