Festival Suara Pemuda Antikorupsi (Speak) akan digelar di Jakarta untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 9 Desember.
Siaran pers dari LSM Transparency International Indonesia (TII) dan komunitas Speak pada Sabtu menyebutkan, rangkaian kegiatan Festival Speak bertujuan mendorong anak muda bersuara tentang masalah sosial akibat korupsi di Indonesia.
Festival tersebut terdiri atas rangkaian acara lokakarya kreativitas dan video, sayembara media, dan konser musik antikorupsi.
Lokakarya atau workshop kreativitas dan video yang telah berlangsung sejak Oktober 2010 diikuti oleh empat kelompok siswa SMA dan tiga kelompok mahasiswa yang mempelajari teknik "brainstorming" ide secara divergen dan konvergen.
Dalam kegiatan tersebut, TII memfasilitasi dasar-dasar pengetahuan tentang dampak korupsi dan peran yang bisa dilakukan oleh kalangan anak muda untuk melawannya.
Selanjutnya, praktisi film dari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Alex Sihar dan anggota Komisi Seleksi Festival Film Indonesia (FFI) 2010 Abduh Azis, memfasilitasi keseluruhan proses dari penajaman ide, penulisan naskah, hingga rencana eksekusi pengambilan gambar.
Ide yang telah terkumpul sejauh ini mengangkat masalah sehari-hari tentang penyelewengan kekuasaan di ruang publik seperti sekolah, jalan raya, dan layanan administrasi umum dalam format dokumenter, iklan layanan masyarakat, dan fiksi.
Keseluruhan proses akan berakhir pada 28 Februari 2011 dengan pemutaran berbagai video hasil dari workshop tersebut.
Sementara itu, sayembara media yang dibuka hingga 27 November 2010, membuka kesempatan luas pada anak muda Indonesia (tidak terbatas Jabodetabek saja) untuk berpartisipasi menyuarakan keberaniannya melawan korupsi.
Empat kategori dilombakan, yaitu esai foto, poster, video iklan layanan masyarakat, dan orasi video. Hasil sayembara akan dipertontonkan dalam konser musik.
Sedangkan konser musik antikorupsi akan diselenggarakan pada 11 Desember 2010 di Panggung KPJ di kawasan GOR Bulungan, Jakarta Selatan.
Para pengisi acara konser antara lain Pandji, J-Flow, Efek Rumah Kaca, Respito, Padi, dan tiga band indie hasil seleksi.
Mereka akan menyuarakan anak muda sebagai agen perubahan melawan korupsi untuk Indonesia yang baru.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.