Ratusan personel gabungan dari berbagai matra bergotong royong menjelang peringatan HUT ke-77 TNI dengan membersihkan kawasan pesisir Teluk Ambon, khususnya di kawasan teluk Bagian Dalam.

"Pembersihan kawasan pantai ini merupakan salah satu rangkaian bakti sosial jelang peringatan HUT ke-77 TNI pada 5 Oktober 2022," kata Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasdam XVI/ Pattimura Letkol Arm Budi Arsad, saat memimpin aksi pembersihan pesisir pantai khususnya di sekitar kawasan Jembatan Merah Putih (JMP), Sabtu.

Aksi sosial itu sebagai bentuk kepedulian jajaran TNI dan Polri dalam menjaga lingkungan pesisir dan muara sungai agar tetap bersih, disamping menggugah partisipasi dan kepedulian masyarakat maupun lintas sektor untuk melestarikan lingkungan sekitar, termasuk pengelolaan sampah.

Baca juga: Komunitas lingkungan bersihkan 3.891 kg sampah di Pantai Passo Ambon, patut diapresiasi

Menurutnya aksi tersebut bukan pembersihan sesaat tetapi turut membantu pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Wilayah Kota Ambon sebagian besar adalah pantai dan Teluk Ambon ini sangat cantik, karena itu harus dijaga dan dipelihara terutama dari sampah. Apa yang dilakukan prajurit TNI hari ini adalah wujud membantu pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai," katanya.

Dia mengajak warga yang tinggal di wilayah pesisir untuk memperhatikan kebersihannya setiap saat, terutama dari sampah agar menarik perhatian dan berkembang menjadi objek wisata.

Karya bakti pembersihan pantai itu sebagai wujud nyata kekompakan dan sinergi TNI dalam mengemban tugas, tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjaga silaturahmi.
Personel gabungan TNI - Polri membersihkan pesisir pantai Teluk Ambon Bagian Dalam, Kota Ambon, Sabtu (24/9). Aksi pembersihan pantai dari sampat organik dan non organik dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI 5 Oktober 2022. ANTARA/HO-Dispen Lantamal IX Ambon


Baca juga: Komunitas di Ambon aksi bersih sampah peringati hari bersih lingkungan, patut diapresiasi

Koordinator karya bakti pembersihan pantai, Paban Ren Puantahwiltas Spotmar Lantamal IX Letkol Laut (E) Iwan Kusuma, menyatakan sebanyak 250 personel gabungan terlibat dalam aksi tersebut, dan sampah organik maupun non organik yang dapat diangkut sebanyak 64 kantong berukuran besar.

"Bakti pembersihan pantai ini selain menjalin kerja sama, soliditas dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat, juga sebagai wujud kebersamaan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, indah dan sehat,"katanya.

Selain itu, membentuk pola pikir dan perilaku masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya untuk tidak membuang sampah ke laut, karena laut merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat Kota Ambon dan masyarakat Maluku pada umumnya.

Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina, menyatakan, ekosistem laut akan rusak jika masyarakat membuang sampah sembarangan. Dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar sebagai upaya untuk melestarikan alam dan ekosistem agar tidak rusak.

"Laut harus kita jaga untuk kelangsungan hidup anak cucu kita ke depan. Kepedulian harus kita mulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing maupun tempat bekerja. Aksi bersih pantai ini tidak berhenti di hari ini saja, tetapi menjadi momentum bagi semua pihak untuk menyatakan tekad menjaga laut dan pantai, agar tetap bersih dan tidak menjadi tempat sampah raksasa," katanya.

Baca juga: Menko Marves ingin Indonesia bisa olah sampah sendiri jadi energi listrik

Pewarta: Jimmy Ayal

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022