Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Maluku, Sandi Wattimena mengatakan, juara umum road race kejuaraan daerah (Kejurda) Maluku putaran ketiga, Juan Parera, belum tentu mewakili Maluku untuk mengikuti ajang pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) 2023.

“Yang juara ini tidak serta-merta langsung ditetapkan sebagai yang mewakili Maluku ke pra-PON,” kata Wattimena, di Ambon, Senin.

Ia menjelaskan, tentu kebijakan itu memiliki alasan yang kuat. Dimana, untuk olahraga otomotif khusus balap motor ini berbeda dengan cabang olahraga lainnya.

Sehingga, untuk memilih siapa yang akan mewakili Maluku untuk mengikuti ajang pra-PON nantinya harus diikuti oleh perkembangan ajang kejurda maupun kejuaraan-kejuaraan otomotif lainnya yang diselenggarakan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Maluku.

Baca juga: Kejurnas balap motor Oneprix buka pendaftaran

Meski begitu, Wattimena menyinggung untuk pembalap lokal yang bagus yakni Helmi Lekatompessy selaku peraih juara umum kategori lokal Maluku.

Tetapi, ia melanjutkan, hanya IMI yang dapat memutuskan siapa yang akan mewakili Maluku ke ajang pra-PON.

“Karena olahraga otomotif khusus balap motor ini beda dengan cabang olahraga lainnya. Jadi ini ada seri dari yang pertama sampai ke tiga nanti dari pengurus IMI yang akan menentukan dari tiga seri ini potensi pembalap itu mana yang paling terbaik. Tapi menurut saya kalau untuk pembalap lokal yang bagus itu Helmi,” ucapnya.

Diberitakan, Juan Parera berhasil menjadi juara umum Road Race Kejuaraan Daerah (Kejurda) Maluku Putaran Ketiga Rannalt Racing Open Championship yang berlangsung di Sirkuit Lingkar Stadion Mandala, Karang Panjang, Ambon.

Sementara itu, bagi juara umum dengan kategori open dijuarai oleh Mars Holandi.

Dan untuk juara umum kategori lokal Maluku disabet oleh Helmi Lekatompessy dari Latuhalat.


Baca juga: Pemkab Halut bangun arena sirkuit balap motor

Pewarta: Winda Herman

Editor : Moh Ponting


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023