Ambon (Antara Maluku) - Anggota DPR RI Aleksander Litaay meminta aparat Polda Maluku bekerja keras mengusut dan mengungkap aktor intelektual di balik aksi teror bom yang marak terjadi di kota Ambon belakangan ini.

"Saya minta aparat kepolisian bekerja profesional untuk mengusut dan menangkap siapa aktor intelektual di balik aksi teror bom yang menyebabkan masyarakat Ambon merasa tidak aman," kata Litaay, di Ambon, Jumat.

Anggota fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menilai aksi teror yang dilakukan orang tidak dikenal bertujuan untuk memprovokasi warga kota Ambon untuk saling berkonflik.

"Ini upaya provokasi yang sengaja dimainkan orang tidak bertanggung jawab untuk membuat warga kembali terlibat konflik. Oleh sebab itu selain aparat keamanan masyarakat juga berperan melaporkan kepada petugas jika mengetahui siapa pelaku teror tersebut," ujarnya.

Litaay menegaskan siapapun pelakunya harus dihukum sesuai dengan perbuatannya.

"Hukum harus ditegakkan, siapapun pelakunya jika tertangkap harus dihukum sesuai undang-undang yang berlaku," katanya.

Ia juga meminta intelejen baik Polri maupun TNI bekerja lebih profesional di lapangan untuk mendeteksi berbagai kemungkinan terjadinya konflik, sehingga bisa meminimalisir kejadian yang lebih besar.

"Negara harus mampu memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Yang dimaksud dengan negara adalah alat penegak hukum baik Polisi, TNI dan intelejen. Kalau seluruh komponen penegak hukum profesional di lapangan maka kemungkinan terjadinya kekacauan sudah terdeteksi sejak dini dan diambil tindakan pencegahan," katanya.

Litaay juga memberikan apresiasi terhadap tingginya ketahanan masyarakat karena mampu menahan diri dan tidak terprovokasi berbagai kejadian.

"Saya patut memberikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Maluku khususnya kota Ambon yang mampu menahan diri dan tidak terprovokasi. Masyarakat semakin tanggap dan tidak mau terprovokasi isu-isu yang dihembuskan oknum tertentu dengan tujuan mengacaukan situasi," kata Litaay.

Ia berharap kondisi tersebut terus dipertahankan dan masyarakat diharapkan menjalin komunikasi dan persaudaraan.

"Hubungan persaudaraan antarwarga maupun antarumat beragama harus lebih ditingkatkan karena itu adalah kunci kekuatan untuk menghalau berbagai hasutan yang sengaja disebarkan oknum-oknum tertentu," katanya.

Pewarta: Stefano Lilinger

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2011