DPRD Kabupaten Maluku Tenggara  resmi mengumumkan akhir masa jabatan Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun (MTH) dan Wakilnya Petrus Beruatwarin (PB) pada  Rapat Paripurna, Rabu (09/08/2023).

Ketua DPRD Malra Minduchri Koedoeboen menyatakan bahwa pengumuman ini dilakukan untuk memenuhi syarat kelengkapan administrasi usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Maluku tenggara periode 2018-2023.

Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun (MTH) mengawali sambutannya menyampaikan, masyarakat Malra perlu mengetahui bahwa masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati resmi berakhir pada 31 Oktober 2023.

 "Paripurna Dewan hari ini sebagai tuntutan dari peraturan yang berlaku dan wajib untuk kita patuhi. Sementara saya dan pak wakil Bupati masih melaksanakan tugas sampai tanggal 31 Oktober 2023,"ungkap Bupati Thaher dalam Rapat Paripurna Pengumuman Akhir Masa Jabatan Bupati-Wakil Bupati Malra Periode 2018-2023, di ruang sidang utama DPRD Malra.

Bupati menuturkan, hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Petrus Beruatwarin yang  mengusung visi “Terwujudnya Masyarakat Maluku Tenggara Yang Mandiri, Cerdas, Demokratis, dan Berkeadilan.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut jelasnya ,dilaksanakan melalui lima misi, yaitu mengoptimalkan kinerja dan kapasitas Pemkab Malra, meningkatkan pembangunan sumberdaya manusia dan perlindungan sosial, mengembangkan ekonomi kerakyatan yang berdaya saing. 

Kemudian mempercepat pembangunan infrastruktur dalam rangka konektivitas, dan mengembangkan pembangunan berbasis kewilayahan dengan pendekatan prosperity aproach berbasis budaya, kearifan lokal, dan masyarakat hukum adat. “Dari lima misi yang dilaksanakan rata-rata Mampu mencapai angka di atas 80 persen,’ ungkap Bupati merujuk pada hasil evaluasi RPJMD 2018-2022. 

Menurut Bupati, capaian ini dapat terwujud atas dukungan dan  partisipasi berbagai pihak, termasuk evaluasi pimpinan dan anggota DPRD. 

“Berbagai dinamika dalam hubungan kemitraan (Pemkab dengan DPRD) adalah hal yang biasa. Pada akhirnya kesepahaman serta niat bersama untuk memajukan daerah selalu menjadi motivasi terbesar untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, untuk itu dari hati yang paling dalam, saya ucapkan terima kasih," ujar Bupati. 

Meskipun demikian Bupati Thaher tak menampik adanya kekurangan dalam masa pemerintahannya yakni masih ada pekerjaan proyek yang belum terselesaikan diantaranya pembangunan Rumah Sakit Pratama Elat, Penataan Pasar Langgur, Landmark serta empat jembatan di Pulau Kei Besar.

“Dua bulan ini (waktu tersisa masa jabatan MTH-PB), Insya Allah kami berkomitmen dan maksimal dengan terus bersinergi bersama seluruh OPD dan stakeholder, guna bisa menuntaskan beberapa proyek pembangunan yang tengah dikerjakan dan kita  berharap selesai pada waktunya,"pungkasnya. (DS)

Pewarta: Relis

Editor : Moh Ponting


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023