Anggota DPRD Maluku Samson Atapati mendorong pemerintah provinsi untuk melatih petani cengkih di Maluku  agar bisa menghasilkan komoditas  cengkih yang bermutu dan memiliki kualitas ekspor ke mancanegara.

"Petani harus dilatih cara memanen hingga proses penjemuran cengkih dan menjaga kualitas kebersihan komoditas  tersebut agar lebih diminati negara-negara luar," kata Samson di Ambon, Senin.

Samson yang juga Komisaris Utama PT Kamboti Rempah Maluku menilai   sistem panen dan penjemuran cengkih di Maluku  masih bersifat tradisional sehingga perlu ada perhatian pemerintah daerah terhadap persoalan seperti ini.

"Perusahaan  bisa membeli komoditas cengkih dari para petani dalam jumlah tertentu untuk diekspor, namun proses sortirnya agak rumit," ucap Samson.

Karena yang harus dilihat adalah kadar air, kepala bunga cengkih yang tidak terlepas, serta benar-benar bersih dari debu sesuai standar yang diinginkan negara-negara tujuan ekspor. 

Dikatakan, bunga cengkih yang kepalanya sudah terlepas akibat terlambat dipanen dan sangat mempengaruhi kualitas komoditas tersebut.

Kemudian kalau para petani memanen cengkih pada musim hujan maka mereka akan sulit untuk melakukan proses penjemuran dengan menggunakan sinar matahari lalu dikeringkan dengan cara pengasapan akan berpengaruh terhadap mutu dan kualitas.

Sementara Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ambon, Maluku memfasilitasi ekspor rempah Maluku berupa biji pala, fuli dan gagang cengkih ke Belanda.

"Ekspor rempah kali ini dilakukan melalui Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, kemudian singgah ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk dilakukan fumigasi dan restuffing ke kontainer ekspor lalu berlayar ke Belanda," ujar Kepala Barantan Ambon Kostan.

Kostan menjelaskan komoditas rempah-rempah yang akan menuju Belanda tersebut mencapai 14,9 ton berupa biji pala, fuli dan gagang cengkih.

"Rempah ini telah dilakukan tindakan karantina dan akan singgah di Surabaya untuk dilakukan lagi tindakan karantina sesuai persyaratan negara tujuan,” kata Kostan.





 

Pewarta: Daniel Leonard

Editor : Ikhwan Wahyudi


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023