Ambon (Antara Maluku) - "Waduk" Wai Ela, di desa Negeri Lima, pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis siang, jebol karena air meluap melampaui spillway (bangunan pelimpah air) yang pembangunannya belum rampung dan tidak ada korban jiwa.

Sekretaris BPBD Maluku, Kifly Wakanno membenarkan jebolnya "waduk" Wai Ela yang tidak ada korban jiwa karena warga Negeri Lima telah mengantisipasinya sejak Rabu (24/7) petang.

"Waduk" yang terbentuk akibat longsoran bukit gunung Ulakhatu pada 13 Juli 2013 itu tidak mampu menahan debit air akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi selama beberapa hari terakhir ini.

Jebolnya "waduk" yang didisain Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU bekerjasama dengan JICA menjadi natural dam (bendungan alam) itu tanda - tanda sejak Jumat(19/7) malam.

Saat itu warga panik dan berlarian ke kawasan telah disiapkan sebagai daerah aman bila "waduk" jebol karena diinformasikan air masuk ke spillway.

Daerah telah disiapkan adalah di kawasan Kapaha, Patoi dan Walaha dengan papan petunjuk penyelamatan dipajang di setiap sudut desa Negeri Lima.

Kekhawatiran jebolnya "waduk" itu intensif dipantau Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu yang sejak Rabu (24/7) malam meninjaunya.

Gubernur didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku, Mohammad Marasabessy, Kepala Dinas PU, Ismael Usemahu dan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Kifly Wakanno dan Kadis Sosial, Polly Kastanya mendadak kembali meninjau pada Kamis (25/7) subuh.

Warga mengungsi ke Posko Penanganan Pengungsi dibangun di Dusun Latang yang jaraknya dari desa Negeri Lima sekitar 700 meter sejak Minggu (21/7) siang.

Fasilitas seperti Puskesmas, sekolah dan jembatan ke desa Ureng, pulau Ambon hancur bersama ratusan unit rumah warga.

"Kami melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Maluku dan BPBD Maluku Tengah telah memasok bantuan tanggap darurat, terutama makanan untuk 1.027 kepala keluarga (KK) atau 5.227 jiwa," kata Kifly.

Fasilitas dibangun di Dusun Latang antara lain 13 tenda, baik kapasitas besar maupun kecil, mobil SAR, truk serba guna, PMI, ambulans, air minuam maupun dapur telah disiagakan.

Personil siaga dari BPBD, baik Pemprov Maluku maupun Pemkab Maluku Tengah, PMI, SAR, Dinsos dan kelompok siaga bencana masyarakat Negeri Lima juga siap di Posko.

Pewarta: Lexy Sariwating

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013