PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengedukasi penggunaan dan pemanfaatan listrik secara aman dan produktif bagi siswa SMA Negeri 3 Kepulauan Aru.

General Manajer PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula mengatakan program PLN Baronda atau kunjungan Sekolah digencarkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya para siswa secara luas, guna meminimalisir terjadinya kecelakaan akibat tegangan listrik.

"Program ini kami gencarkan di wilayah kerja PLN UIW MMU, dimana kali ini PLN Baronda Sekolah mengunjungi siswa di SMA Negeri 3 Kepulauan Aru. Penting bagi mereka memahami tentang penggunaan dan pemanfaatan listrik aman, " ujar Awat, di Ambon, Jumat.

Melalui program edukasi tersebut, pihaknya berharap peserta didik dapat turut berperan aktif menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan mereka.

"Program ini juga menjadi pemantik agar para siswa tertarik belajar tentang kelistrikan," katanya.

Manajer PLN UP3 Tual, Eki Putra menyampaikan banyak informasi yang diperoleh para siswa melalui kegiatan ini, mulai dari edukasi dampak negatif bermain layang-layang, khususnya dengan menggunakan tali kawat di sekitar jaringan listrik.

Berbagai kemudahan layanan kelistrikan lewat aplikasi PLN Mobile, serta keberadaan listrik yang banyak dimanfaatkan untuk peluang usaha, seperti warung kopi, bisnis kuliner, konveksi, dan lain-lain.

"Kami berharap, para siswa yang hadir dapat menjadi penyambung informasi yang positif terkait masalah kelistrikan kepada masyarakat," kata Eki Putra.

Kegiatan tersebut diikuti 100 siswa-siswi dengan memberikan kesempatan untuk berdiskusi terkait pelayanan kelistrikan agar para siswa memahami berbagai informasi terkait upaya PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Kepulauan Aru, Fatima Efruan mengatakan kegiatan sosialisasi dan edukasi ini sangat bermanfaat, khususnya bagi siswa yang belajar berbagai hal terkait listrik, sehingga siswa lebih memahami bahaya serta fungsi listrik dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

"Kami mengapresiasi upaya PLN dalam memberikan edukasi kelistrikan kepada para siswa. Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di berbagai lokasi sekolah lainnya, agar semakin banyak para siswa yang turut peduli terhadap kelistrikan," katanya.

Di samping itu, aplikasi PLN Mobile telah menjadi primadona pelanggan PLN juga dapat digunakan secara efektif, sehingga sebagai pelanggan merasa dipermudah tanpa harus ke kantor untuk melapor gangguan, melakukan tambah daya dan lain-lain.

"Melalui aplikasi ini juga dapat saya dalam hal melakukan transaksi pembayaran tagihan listrik setiap bulan," ujar Fatima.

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut

Editor : Daniel


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2024