Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku Utara (Malut) terus memantau kondisi jamaah calon haji (JCH) tergolong masuk dalam kategori risiko tinggi (risti) mendapatkan pelayanan berupa pemberian vaksin meningitis.

"Sesuai laporan, ada 644 JCH Malut masuk kategori risti dan mereka tetap dalam pemantauan dan guna mendapatkan pelayanan kesehatan secara memadai," kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Malut, Irwan di Ternate, Jumat.

Menurut dia, dari 644 JCH Malut masuk kategori risti itu tersebar di 10 kabupaten/kota dan terbanyak dari Kota Ternate sebanyak 127 orang, Halmahera Selatan 105 dan Kepulauan Sula 87 orang.

Dirinya mengatakan, untuk JCH Malut yang masuk kategori risti sebagian besar lanjut usia perlu mendapatkan pengawasan dari petugas kesehatan.

Dimana, dalam musim haji tahun 2024 ini, Pemprov Malut telah siapkan sebanyak 9 petugas masuk sebagai Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) mendampingi CJH Malut selama menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Sementara itu, di tempat terpisah, sebanyak 265 CJH Kota Ternate akan Berangkat ke Embarkasi Makassar dijadwalkan pada 19 hingga 22 Mei 2024.

Kasi Urusan Haji Kemenag kota Ternate, Nurmala mengatakan, dari jumlah 274 CJH, terdapat tiga orang CJH sampai pada waktu yang telah ditentukan tidak dapat melunasi biaya haji, sehingga tersisa 271 CJH.

Dimana, dari jumlah 271 jamaah yang terdaftar, sebanyak tujuh jamaah diantaranya di mutasi ke berbagai daerah di Indonesia di antara pulau Jawa, Bangka Belitung Jakarta, Gorontalo dan mutasi antara kabupaten.

Sedangkan satu jemaah asal Makassar mutasi ke Ternate, sehingga total CJH kota Ternate yang siap untuk diberangkatkan berjumlah 265 orang.

Menurut Mala, CJH Maluku Utara terbagi dalam tiga kloter yaitu kloter 11 , 13 dan 15 ,yang rencana keberangkatan ke embarkasi Makassar pada tanggal 19 sampai 22 Mei 2024. Sedangkan jumlah 265 jemaah haji asal kota Ternate terbagi pada kloter 13 dan 15.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Daniel


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2024