BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Ternate kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di Maluku Utara dengan memperpanjang kerja sama program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) bersama DPD Real Estate Indonesia (REI) Maluku Utara.
Penandatanganan perpanjangan kerja sama ini berlangsung dalam suasana penuh optimisme dan dihadiri langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ternate, I Wayan Alit Mahendra Putra Adi N dan Bendahara REI, Jonny Robert, mewakili DPD REI Maluku Utara.
Program MLT merupakan bentuk nyata dukungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap pemenuhan kebutuhan papan bagi para pekerja, khususnya melalui fasilitas pembiayaan perumahan. Dengan kerja sama ini, para peserta BPJAMSOSTEK yang memenuhi syarat dapat lebih mudah mengakses pembiayaan rumah dengan bunga terjangkau, proses yang lebih cepat, serta dukungan dari pengembang yang tergabung dalam REI.
“Perpanjangan kerja sama ini bukan hanya simbolis, tapi juga menjadi langkah konkret untuk memberikan manfaat lebih bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja punya peluang untuk memiliki rumah yang layak. Di 2025 sudah ada 7 pekerja dan 2 developer di Malut yang pakai MLT, diharapkan selanjutnya jumlah peserta BPJAMSOSTEK yang memanfaatkan program MLT akan terus meningkat.” ujar Alit.
Sementara itu, Bendahara REI Jonny Robert, mewakili DPD REI Maluku Utara menyambut baik kelanjutan sinergi ini dan menegaskan bahwa REI siap mendukung penuh penyediaan hunian terjangkau dan berkualitas bagi pekerja di daerah.
“Kami mengapresiasi kolaborasi ini karena selaras dengan misi REI dalam memperluas akses kepemilikan rumah, terutama bagi pekerja sektor formal yang menjadi tulang punggung pembangunan daerah,” ungkap Jonny.
Melalui perpanjangan kerja sama ini, diharapkan jumlah peserta BPJAMSOSTEK yang memanfaatkan program MLT akan terus meningkat, serta menjadi motivasi bagi pekerja untuk lebih aktif dalam kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Editor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2025