Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ambon mengajak warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk membersihkan masjid di dalam lingkungan lapas sebagai bentuk kesiapan menyambut Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Lapas Kelas IIA Ambon Hendra Budiman mengatakan kegiatan bersih lingkungan tersebut merupakan wujud nyata dalam membentuk kesungguhan dan semangat warga binaan menyambut bulan suci dengan penuh suka cita.

“Aksi bersih lingkungan ini menjadi wujud nyata membentuk kesungguhan dalam menyambut suka cita Ramadhan. Kami Lapas Ambon menyambut kedatangan Ramadhan dengan suka cita dan gembira, dengan harapan ini menjadi momen yang sangat baik untuk mengekspresikan diri pribadi yang lebih agamis,” ujar Hendra di Ambon, Selasa.

Ia menjelaskan, kegiatan pembersihan meliputi penyapuan, pengepelan lantai, pembersihan karpet, tempat wudhu hingga penataan kembali perlengkapan ibadah agar jamaah merasa nyaman saat menjalankan ibadah selama Ramadhan.

Menurut dia, selama sebulan penuh Ramadhan, pihak lapas telah menyiapkan berbagai program pembinaan keagamaan bagi warga binaan beragama Islam maupun petugas.

Warga binaan Lapas kelas IIA Ambon dan petugas membersihkan Masjid At Taubah di lingkungan Lapas (ANTARA/Dedy Azis)

“Sebulan penuh kita akan melaksanakan tarawih berjamaah, baik untuk warga binaan Islam maupun petugas. Setelah tarawih juga akan dilaksanakan tadarus Al Quran,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan kultum atau kuliah tujuh menit akan digelar setiap sore hari menjelang berbuka puasa yang diisi oleh para dai. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat mental spiritual warga binaan.

Ia menegaskan, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi diri dan pembentukan karakter yang lebih baik.

“Harapan kami, warga binaan dapat memanfaatkan Ramadhan ini agar perjalanan hidup ke depan lebih mengandalkan Allah dan membentuk perilaku yang baik,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Lapas Ambon berkomitmen menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian, sehingga warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan pembinaan spiritual yang berdampak positif bagi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis

Editor : Ikhwan Wahyudi


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2026