Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Maluku Utara memastikan hewan kurban yang beredar di wilayah setempat dalam kondisi sehat dan bebas penyakit melalui pengawasan serta pemeriksaan kesehatan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

"Perlindungan maksimal dan pelayanan optimal terus diwujudkan. Bersama Dinas Pertanian Kota Ternate, Karantina Maluku Utara melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap 113 ekor hewan kurban berupa sapi dan kambing di Kelurahan Tubo dan Kelurahan Tarau," kata Kepala Karantina Maluku Utara Sugeng Prayogo di Ternate, Jumat (22/5).

Ia mengatakan pengawasan dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap lalu lintas hewan kurban guna mencegah penyebaran penyakit hewan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Idul Adha.

Menurut Sugeng, momentum Idul Adha selalu diiringi peningkatan lalu lintas ternak antarwilayah sehingga pengawasan kesehatan hewan harus dilakukan secara optimal melalui sinergi lintas sektor.

"Pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban harus dilakukan secara optimal guna memastikan hewan yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat, aman, dan layak untuk dikurbankan," ujarnya.

Selain itu, Karantina Maluku Utara juga memperkuat kesiapsiagaan dan deteksi dini terhadap potensi penyebaran penyakit hewan melalui pengawasan ternak yang masuk maupun keluar dari wilayah Maluku Utara.

Kegiatan pengawasan dilakukan melalui tindakan karantina berupa pemeriksaan fisik hewan kurban dan monitoring kesehatan ternak bersama Dinas Pertanian Kota Ternate yang membidangi peternakan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Keputusan Kepala Badan Karantina Indonesia Nomor 2071 Tahun 2026 tentang Pengawasan dan Pemeriksaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Ketua Tim Karantina Hewan Karantina Maluku Utara Alma Salim Religa menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi fisik hewan untuk memastikan kesehatan dan kelayakannya sebagai hewan kurban.

"Pemeriksaan kesehatan hewan kurban bertujuan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, bebas dari penyakit terutama penyakit zoonosis, tidak cacat, dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban," kata Alma.

Ia menambahkan pemeriksaan fisik dilakukan mulai dari pengamatan nafsu makan, feses, cara berdiri, hingga pemeriksaan selaput mata, hidung, dan mulut hewan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pengawas Bibit Ternak Ahli Muda Dinas Pertanian Kota Ternate Humairah Yaman. Melalui pengawasan itu, Karantina Maluku Utara berharap masyarakat memperoleh hewan kurban yang sehat, aman, dan memenuhi persyaratan.

Pewarta: Winda Herman

Editor : Luqman Hakim


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2026