Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Polisi Mohamad Roem Ohoirat memastikan aktivitas penambangan di perut bumi Gunung Botak, Kabupaten Buru, tetap ditutup untuk umum.

"Penegasan ini menyusul adanya salah satu pemberitaan di media online tertanggal 17 April 2020 dengan judul “Corona Mewabah, Penambang Liar Bobol Tambang Emas Pulau Buru," kata Kabid Humas di Ambon, Selasa.

Dalam pemberitaan tersebut juga menuliskan tentang kawasan pertambangan emas Gunung Botak itu, sebelumnya telah ditutup di masa mantan Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa pada 2018.

Namun pemberitaan media menyebutkan kalau tambang emas yang berlokasi di Dusun Wamsait itu kembali dibobol para penambang liar alias ilegal.

Berdasarkan pemberitaan tersebut, Kata Kabid Humas, disampaikan bahwa tambang emas liar di Gunung Botak ditutup pada 2018.

"Sampai saat ini Polda Maluku tetap berkomitmen bahwa PETI di gunung botak tetap ditutup hingga ada solusi atau kebijakan dari pemerintah lebih lanjut," tandasnya.

Sejak dinyatakan ditutup, Polda Maluku dan Polres Buru mendirikan Pos Pam di lokasi gunung tersebut hingga saat ini, Walau pun diakui terbatasnya jumlah anggota pengamanan dibandingkan dengan luas areal Gunung Botak menyebabkan ada penambang yang memanfaatkan kondisi ini untuk masuk melakukan penambangan secara sembunyi-sembunyi melalui jalur tikus.

"Harus kita akui dengan keterbatasan personil dan luas wilayah yang ada sehingga banyak oknum-oknum, yang masuk melakukan penambangan secara sembunyi-sembunyi melalui jalur tikus dan ini sudah kita tindak lanjuti," ujar Kabid Humas.

Perwira melati tiga di pundak ini menambahkan, Pada tahun 2019 Polda Maluku dan Polres Buru telah melakukan penangkapan terhadap para penambang yang berusaha masuk kembali ke gunung botak sebanyak 35 tersangka dalam 17 kasus/perkara dan sudah berproses di pengadilan.

"Sementara belum lama ini tepatnya pada 16 April 2020, Polres Pulau Buru kembali menangkap 5 Orang dan sekarang ditetapkan sebagai tersangka. Dari hal-hal tersebut diatas, disampaikan bahwa kawasan Gunung Botak hingga saat ini ditutup dan dijaga oleh aparat Kepolisian," jelasnya.

Pewarta: Daniel Leonard

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2020