Tim SAR Gabungan kembali menemukan serpihan badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu pada Rabu .

"Paket (temuan baru) yang diterima pada siang hari ini kami akan serahkan kepada tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Disaster Victim Identification (DVI) Polri," ujar Kapusdatin Basarnas Marsekal Pertama TNI Amirullah di Jakarta, Rabu.

Paket temuan baru tersebut berupa serpihan dari badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Serpihan tersebut ditemukan di perairan sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu oleh kapal KN Trisula Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP)

Sebelumnya Basarnas akan fokuskan pencarian dan evakuasi korban, material dan kotak hitam jenis rekaman suara kokpit atau Cockpit Voice Recorder (CVR) pada hari kelima atau Rabu (13/1).

Kepala Basarnas Bagus Puruhito mengatakan, pihaknya masih meneruskan pencarian korban, material atau serpihan dari badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, maupun kotak hitam jenis CVR.

"Adapun rencana kegiatan di hari kelima pada prinsipnya sama dengan kegiatan operasi kemarin. Di mana unit udara tetap melakukan pencarian lewat udara yang arealnya semakin luas, karena kemungkinan ada serpihan dan korban yang terbawa arus," katanya.

Demikian juga dengan laut di mana sektor pencarian tetap dibagi dalam enam sektor dari seluruh unsur laut yang terlibat.

Dalam kegiatan untuk hari ini unsur yang terlibat hampir sama dengan kemarin. Personel yang diterjunkan masih sekitar 3.300 personel yang terlibat.

Kemudian untuk unsur kapal ada sebanyak 54 kapal, lalu kendaraan laut kecil sekitar 20 unit, dan pesawat yang stand by untuk melaksanakan kegiatan pencarian sebanyak 13 unit.
 

Pewarta: Aji Cakti

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021