KONI Kota Ambon mempersiapkan 282 atlet berkualitas dan andal untuk diterjunkan pada Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) II, dijadwalkan berlangsung 14-25 Februari mendatang.
"Ratusan atlet ini akan diterjunkan pada 16 cabang olahraga yang dipertandingkan," kata Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) KONI Kota Ambon, Tjo Manusama, saat menggelar apel siaga yang dilakukan di Ambon, Senin petang.
Ratusan atlet yang terdiri dari 193 putra dan 89 putri itu akan menjalani latihan terpusat outdoor sejak 17 Januari hingga 11 Februari, ditangani 63 pelatih di bawah pengawasan ketat Satgas KONI Kota Ambon.
Cabang olahraga yang akan diikuti yakni atletik (21 atlet), panahan, catur, voli pantai, judo dan road race masing-masing delapan atlet, bridge (6), sepakbola (22), futsal (12), voli indoor (24), tenis meja (10), bulutangkis (14), tinju (20), silat (22), taekwondo (32), karate (29), kempo (18) serta basket 12 atlet.
Dia mengakui, ratusan atlet yang dipersiapkan menghadap Popmal itu telah melalui proses seleksi ketat yang dilakukan pengurus kota (Pengkot) masing-masing cabang olahraga, dengan sasaran mempertahankan prestasi juara umum yang diraih pada Popmal I 2007 lalu.
"Tergesa-gesa"
Ketua Umum KONI Kota Ambon, Tonny Pariela saat apel siaga itu, mengakui persiapan yang dilakukan saat ini terkesan tergesa-gesa karena KONI Maluku tidak transparan menyangkut informasi penyelenggaraan Popmal II.
"Informasi penyelenggaraan Popmal II baru disampaikan KONI Maluku Desember 2010, sehingga konsolidasi dan persiapan termasuk seleksi baru dilakukan awal Januari 2011," kata Pariela.
Pariela dalam kesempatan itu meminta maaf kepada para pelatih, atlet dan pengurus Pengkot masing-masing cabang olahraga karena tidak bisa menggelar Pekan Olahraga Kota (Porkot) sebagai ajang seleksi sekaligus evaluasi prestasi atlet cari cabang-cabang olahraga.
"Seharusnya Porkot dilaksanakan setahun sebelum Popmal, namun karena ketidak jelasan jadwal pelaksanaannya sehingga Porkot juga tidak bisa dilaksanakan," katanya.
Selain itu, kondisi keuangan Kota Ambon yang mengalami devisit tahun 2010 juga mengakibatkan berbagai agenda olahraga termasuk Porkot tidak bisa dilaksanakan.
Kendati mengalami berbagai keterbatasan, Pariela mengimbau semua atlet yang pelatih tetap berkomitmen untuk memberikan prestasi terbaik di ajang tiga tahunan itu, terutama mempertahankan juara umum.
"Mari sama-sama bulatkan tekad untuk membuktikan bahwa Kota Ambon masih tetap menjadi barometer prestasi olahraga di Maluku dengan meraih juara umum Popmal mendatang," katanya.
Dia juga meminta para atlet berlatih serius dan mengikuti materi serta instruksi para pelatih, sehingga dapat diukur kualitasnya dalam menghadapi event tersebut.
"Satgas Popmal maupun pengurus Pengkot juga harus melakukan pemantauan proses latihan masing-masing cabang olahraga setiap hari, sehingga dapat diketahui perkembangan dan kekurangan yang dihadapi agar dicari jalan pemecahannya," tandasnya.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.