"Pemkot Ternate harus intensif kembangkan UMKM secara berkelanjutan guna meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat," kata Kepala Perwakilan BI Malut Marlison Hakim di Ternate, Minggu.
Perbankan di Malut, lanjutnya, selama ini telah berupaya mendukung pengembangan pengusaha kecil, menengah dan koperasi di Malut, termasuk dalam penyaluran bantuan modal usaha.
"Semua perbankan di Malut telah menyalurkan bantuan KUR kepada pengusaha kecil, menengah dan koperasi, termasuk kepada masyarakat umum yang ingin mengembangkan usaha, bahkan ada perbankan yang telah menyalurkan KUR sampai puluhan miliar," katanya.
Dirinya juga mengharapkan Pemkot Ternate menginventarisir koperasi yang sehat maupun tidak agar dapat diambil langkah-langkah strategis dalam pemberian modal usaha.
Di sisi lain, pihak perbankan juga diminta selektif dalam menilai setiap permohonan bantuan usaha yang diajukan oleh pengusaha kecil menengah dan koperasi.
"Tapi kehati-hatian itu jangan kemudian tidak memberi peluang seluas-luasnya bagi pengusaha kecil dan menengah dalam mendapatkan bantuan kredit," ujarnya mengingatkan.
Menurut Marlison, salah satu kendala yang selama ini sering menjadi hambatan bagi pengusaha kecil menengah dan koperasi di Malut untuk mendapatkan bantuan modal dari perbankan adalah soal agunan berupa sertifikat tanah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Ternate, Arifin Djafar ketika dikonfirmasi mengakui, Pemkot Ternate terus memberikan dukungan bagi pengembangan UMKM dengan melakukan pembinaan secara terpadu.
"Pemkot Ternate selama ini konsisten mendukung pengembangan UMKM," katanya.
Bentuk dukungan Pemkot Ternate kepada UMKM telah ditunjukkan dengan menyalurkan modal Rp2,5 miliar yang telah dianggarkan melalui APBD dalam mendukung para pengusaha kecil mendapatkan bantuan modal usaha.
Menurut Arifin, Pemkot Ternate berkomitmen menjalankan amanah sesuai dengan Perda nomor 3 tahun 2003 tentang UMKM yang bertujuan menjaga konsistensi dan pengembangan usaha kecil.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.