Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepulauan Sula, Lutfi Umasangadji di Ternate, Selasa, mengatakan, keterlambatan pelaksanaan perekam program e-KTP di Kabupaten Kepsul disebabkan beberapa hambatan, di antaranya tidak ada aliran listrik di beberapa kecamatan seperti Sulabesi Barat, Taliabu Selatan dan Taliabu Timur Selatan, serta tidak adanya tenaga teknis.
Untuk kabupaten Kepulauan Sula dalam data Dukcapil yang terekam hanya berjumlah 2.773 orang atau mencapai 5 persen dari jumlah standar peserta sebesar 47.000 orang sesuai instruksi dari pemerintah pusat yang terdiri dari lima kecamatan.
"Keterlambatan kita yakni tidak ada aliran listrik di beberapa kecamatan dan terbatasnya tenaga teknis, sehingga untuk memenuhi jumlah peserta e-KTP yang diminta oleh pemerintah pusat itu, maka pemerintah kabupaten Kepulauan Sula lewat Bupati Ahmad Hidayat Mus (AHM) menginstruksikan agar seluruh kepala dinas, badan dan bagian turut berpartisipasi membantu dinas terkait dalam rangka mempercepat proses perekaman e-KTP," katanya.
Sebab, kata dia, beberapa waktu lalu menteri dalam negeri telah memanggil sejumlah bupati termasuk Bupati Kepsul yang belum melaksanakan program e-KTP.
"Beberapa waktu lalu saya telah dipanggil terkait persoalan e-KTP di Kepsul, jadi saya harapkan seluruh SKPD, badan dan bagian harus membantu menyelesaikan proses perekaman," katanya.
Sementara itu, Bupati Kepsul Ahmad Hidaya Mus, ketika dikonfirmasi mengatakan telah mendesak seluruh SKPD, Camat dan anggota DPRD harus turut terlibat dalam proses perekaman e-KTP yang dimulai dari tanggal 01 Oktober sampai 20 Oktober 2012.
Karena itu, dirinya meminta seluruh SKPD turun langsung ke desa-desa di tiga pulau sehingga seluruh masyarakat dapat terekam.
Bupati juga memberikan sejumlah strategi untuk menjalankan program e-KTP yakni dengan mendirikan sejumlah posko pelayanan program e-KTP seperti di pelabuhan dan tempat umum lainnya.
Sedangkan untuk di pelabuhan, bupati menginstruksikan agar para penumpang yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula yang belum terekam e-KTP agar segera dilayani dan diberi hadiah tiket gratis bagi mereka.
"Dalam beberapa minggu ini kita gratiskan tiket pergi ke Ternate bagi warga Sula yang belum terekam program e-KTP saat mau bepergian ke Ternate, tetapi harus data diri di posko pelayan e-KTP dulu," ujarnya.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.