"Kami akan meminta agar kawasan Ternate Park dapat mengakomodir pengembangan wisata kuliner di daerah ini, salah satunya dengan menyiapkan tempat khusus," kata Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Ternate Tamrin Marsaoly, di Ternate, Rabu.
"Berbagai kuliner di daerah ini kurang dipromosikan, untuk itu, kita akan siapkan arealnya di sekitar pembangunan watter boom, agar dijadikan sebagai wisata kuliner terutama bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah ini," katanya.
Selain itu, Pemkot Ternate tetap membuka peluang kepada pengusaha yang ingin menanamkan modalnya di daerah ini, dengan mengembangkan wisata kuliner yang saat ini dibangun di kawasan Kayu Merah.
Ia mengatakan, Ternate sebagai kota sejarah dengan berbagai peninggalan kolonial sangat potensial menjadi daerah tujuan wisata bila didukung pengembangan wisata kuliner.
Dalam rencana pengembangan bagi pembangunan wahana Ternate Park atau "water boom" disiapkan sejumlah tempat khusus dalam mengembangkan wisata kuliner.
Selain itu, kehadiran Ternate Park nanti juga akan menyerap ratusan tenaga kerja dalam rangka membantu pemda dalam menekan angka pengangguran terbuka di daerah ini.
Sementara itu, Manajer Ternate Park, Jefri Layado ketika dikonfirmasi mengakui pihaknya akan memperhatikan tenaga kerja mulai dari proses pembangunan watter boom hingga pengoperasian Ternate Park.
Lahan Ternate Park disiapkan seluas enam hektar, 2,6 hektar di antaranya untuk water boom, sisanya untuk tempat kuliner, cenderamata, mal, dan tempat parkir kendaraan.
Pembangunan Ternate Park diharapkan rampung pada 22 Desember 2012, bertepatan dengan HUT ibukota Maluku Utara tersebut.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.