Jayapura (Antara Maluku) - Kodam XVII Cenderawasih mengirimkan tim yang dipimpin Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI I Made Agra Sudiantara ke Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, untuk menyelidiki kasus penembakan nelayan yang diduga dilakukan oknum anggota TNI dari Koramil Misool.

Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Jansen Simanjuntak ketika dihubungi ANTARA, Minggu, mengakui, saat ini tim yang dipimpin  Kasdam XVII Cenderawasih  masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa para saksi termasuk saksi korban dan oknum anggota TNI yang melakukan penembakan.

Dari hasil pemeriksaan sementara oknum anggota babinsa dari Koramil Misool itu melakukan penembakan sesaat setelah para nelayan melempar anggota babinsa dengan menggunakan bom molotov atau dopis yang biasa mereka gunakan saat mencari ikan.

Karena marah, oknum tersebut memberondong para nelayan dengan menggunakan senjata hingga menewaskan empat orang dan menciderai tiga orang nelayan.

"Apapun alasannya tidak dibenarkan anggota menembak masyarakat," tegas Kapendam Cenderawasih, seraya menambahkan bila hasil penyelidikan terbukti maka yang bersangkutan akan diserahkan ke mahkamah militer untuk disidang guna dijatuhi hukuman sesuai dengan peraturan yang berlaku. (E006)

Pewarta: ANTARA
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026