Direktur Tanggap Darurat Bencana BNPB Junjungan Tambunan, saat menyerahkan bantuan tersebut kepada Wali Kota Richard Louhenapessy di Ambon, Kamis, menyatakan dua pesawat hercules itu antara lain membawa barang sandang sebanyak 2.000 paket atau 82 koli (4.400 KG), family kit 2.000 paket atau 133 koli (7.000 kg), dan tenda gulung 200 lembar atau 20 koli (600 kg).
Junjungan Tambunan mengatakan, bantuan yang diserahkan merupakan kepedulian pemerintah pusat kepada warga Ambon yang mengalami bencana alam longsor dan banjir.
"Bantuan tersebut merupakan perintah langsung bapak Presiden RI dan Kepala BNPB untuk disalurkan kepada warga yang terkena bencana," katanya.
Ia mengatakan Presiden SBY sangat peduli dengan bencana alam yang terjadi di Pulau Ambon, yakni bencana jebolnya Dam Way Ela Negeri Lima pada 25 Juli dan bencana banjir serta tanah longsor di Kota Ambon pada 30 Juli.
"Bapak presiden memerintahkan agar bantuan tersebut langsung didistribusikan ke lokasi pengungsian agar dapat dinikmati masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Diakuinya, keterlibatan Pemerintah Provinsi Maluku dan Kota Ambon bersama institusi TNI dan Polri menangani bencana alam sangat baik.
"Status darurat bencana langsung direspon dengan baik oleh pemda dan aparat TNI Polri dengan bekerja sama membersihkan lokasi bencana serta menyalurkan bantuan tanggap darurat. Hal ini perlu diapresiasi," tandasnya.
Sementara itu Wali Kota Richard mengatakan, perhatian dan kepedulian Presiden dan BNPB akan bencana alam di Ambon sangat baik dan tepat.
"Atas nama Pemerintah Kota dan warga kota kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian BNPB atas bencana alam yang terjadi selama dua tahun berturut-turut di Ambon," katanya.
Ia mengatakan bantuan yang didistribusikan akan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang ada di lokasi pengungsian maupun yang telah kembali ke rumah.
"Bantuan tersebut tidak akan disimpan di gudang tetapi akan langsung didistribusikan ke warga yang membutuhkan," katanya.
Richard juga menyatakan pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) dan posko penanggulangan bencana Ambon.
"Saya selaku Wali Kota akan menjadi penanggung jawab satgas, sementara Dandim 1504 Binaiya akan menjadi komando operasi. Kami akan menangani persoalan bencana secara propossiaonal dan profesional sehingga tidak berdampak negatif ke masyarakat," katanya.
Pewarta: Penina Mayaut: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.