"Tinggal menunggu putusan majelis hakim MK. KPU Maluku telah melaporkan hasil pemilihan suara ulang (PSU) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada sidang 17 Oktober 2013 sehingga kami optimistis masuk putaran kedua," kata Said, Senin.
Sebelumnya, hasil Pilkada pada 11 Juni 2013 ditambah PSU SBT 11 September 2013 menempatkan pasangan "SETIA" berada di peringkat pertama.
Said yang mengakhiri jabatan Wagub Maluku dengan Gubernur, Karel Albert Ralahalu pada 15 September 2013 merujuk hasil rekapitulasi KPU Maluku terhadap hasil PSU di SBT pada 20 September lalu mencatat pasangan Abdullah Vanath - Marthen Jonas Maspaitella yang disapa "DAMAI" menang dengan meraih 52.819 suara.
Dari 68.848 suara sah dan 515 tidak sah itu, pasangan "SETIA" berada di peringkat kedua dengan 10.914 suara dan peringkat ketiga yakni MANDAT 3.222 suara.
Sedangkan pasangan Abdullah Tuasikal-Hendrik Lewerissa (BETA-TULUS) meraih 998 suara dan Jacobus Puttileihalat-Arifin Tapi Oyihoe (BOBARA) hanya kebagian 380 suara.
Sementara hasil PSU di SBT bila ditambah data Pilkada Maluku pada 11 Juni 2013, maka pasangan SETIA menempati peringkat pertama perolehan suara dengan meraih 194.581 suara.
Peringkat kedua diraih pasangan DAMAI 192.587 suara karena sebelumnya meraih 139.867 suara, selanjutnya MANDAT dengan 189.071 suara (185.849 suara).
Pasangan BETA - TULUS berada di peringkat keempat dengan 160.963 suara (159.965 suara) dan BOBARA meraih 116.730 suara (116.350 suara).
Karena itu, Said mengimbau tim sukses, partai politik pengusung dan simpatisan pasangan "SETIA" agar tetap memelihara stabilitas keamanan, baik menjelang, puncak hingga pascaputusan MK.
"Tunjukkanlah bahwa kita komitmen untuk memelihara stabilitas keamanan Maluku yang semakin kondusif agar mendukung kelancaran dan kesinambungan kegiatan pembangunan, pemerintahan dan pelayanan sosial," katanya.
Maluku sejak 23 Oktober 2013 dipimpin Pejabat Gubernur, Saut Situmorang yang dilantik Mendagri Gamawan Fauzi, menyusul Sekda Maluku, Ros Far-Far menjadi pelaksana harian setelah Karel Albert Ralahalu menyerahkan memori jabatan 16 September lalu.
Pewarta: Lexy Sariwating: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.