Ambon (Antara Maluku) - Sebanyak dua satuan setingkat kompi (SSK) Brimob dari Mabes Polri dikirim ke Maluku untuk membantu pengamanan pimilihan gubernur dan wagub (Pilkada) putaran ke dua pada 14 Desember.

"Ratusan personel Brimob tersebut akan tiba awal Desember dan ditempatkan di sejumlah lokasi di daerah ini," kata Karo Ops Polda Maluku Kombes Polisi Martuani Sorbin Siregar di Ambon, Rabu.

Kahadiran aparat Brimob dari Mabes ini akan memperkuat jumlah personel Polri yang melakukan tugas pengamanan pilkada sebanyak 3.800 anggota polisi, jelas Martuani.

Martuani mengatakan bahwa dua SSK Brimob ini akan ditempatkan pada beberapa lokasi penampungan, termasuk sarana yang disiapkan Pemprov Maluku, karena Sekolah Polisi Negara (SPN) Passo saat ini lagi dipenuhi siswa caba Polri yang sedang mengikuti pendidikan.

"Kedatangan mereka juga tidak menggunakan sumber dana bantuan Pemprov ke Polda Maluku untuk pengamanan pilkada, namun memakai dana kontigensi Polri," katanya.

Untuk mengamankan seluruh tempat pemungutan suara (TPS), Polda Maluku menyiapkan sebanyak 3.824 anggota dengan ratio satu TPS pada wilayah yang aman dijaga satu anggota polisi dan dibantu delapan orang Linmas.

Sedangkan untuk TPS di wilayah yang dianggap rawan akan ditempatkan dua anggota polisi bersama delapan anggota Linmas, katanya.

"Yang dikatakan TPS di daerah rawan itu dalam artian wilayahnya sangat jauh dan terpencil, akses komunikasi dan perhubungan terbatas atau tidak ada, serta sulit dijangkau dalam waktu relatif singkat," ujar Martuani.

Ia mengatakan bahwa Polda Maluku juga mendapat dukungan bantuan pengamanan pilkada dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU sebanyak 717 personel.


Pewarta: Daniel Leonard
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026