Ambon (Antara Maluku) - Capres Prabowo Subianto belum memastikan jadwal kampanye di Ambon, ibu kota Provinsi Maluku karena sedang dikoordinasikan dengan tim pemenangan nasional, kata Sekretaris Tim Pemenangan Probowo - Hatta di Maluku, Hendrik Lewerissa, dikonfirmasi, Minggu.

"Kami memang mendambakan Prabowo melakukan kampanye karena ditunggu - tunggu koalisi maupun simpatisan koalisi Merah Putih di Maluku," katanya.

Prabowo dan Cawapres Hatta Rajasa diusung Partai Gerindra, Golkar, PAN, PPP, PBB, PKS.

DPD Partai Demokrat Maluku pun telah menyatakan dukungan kepada pasangan itu di Ambon pada 12 Juni 2014.

"Jadi kehadiran Prabowo - Hatta maupun pimpinan Parpol koalisi Merah Putih berkampanye di Ambon masih menunggu keputusan tim pemenangan pusat," ujarnya.

Hendrik yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Maluku itu mengemukakan, saat ini pihaknya intensif melaksanakan kampanye simpatik guna meyakinkan lebih dari 1,23 juta pemilih di daerah ini.

"Kami menghindari kampanye hitam dengan memprioritaskan sosialisasi visi dan misi Prabowo - Hatta agar terealisasi target memenangkan Pilpres di Maluku dengan 63 persen dari 1,23 juta pemilih," katanya.

Target itu diprakirakan terlampaui dengan bergabungnya Partai Demokrat Maluku yang telah menginstruksikan kader maupun simpatisannya agar jangan "Golput", selanjutnya menyalurkan hak politik kepada Prabowo - Hatta.

"Jadi kerja keras diintensifkan dengan meyakinkan masyarakat Maluku terhadap komitmen Prabowo untuk mempercayakan putra terbaik Indonesia asal daerah ini bila nantinya terpilih menjadi Presiden periode 2014 - 2019," tegas Hendrik.

Komitmen Prabowo sudah disampaikannya sejak berkampanye saat pemilihan Gubernur - Wagub Maluku pada 2013 sehingga masyarakat Maluku jangan meragukan memilihnya dengan Hatta.

"Kerinduan orang Maluku itu telah diingatkan kepada Prabowo yang sejak tahapan kampanye Pilpres pada 4 Juni 2014 mencerminkan jiwa sapta margais, sportivitas tinggi dan figur pemimpin tegas," ujar Hendrik.

Dia juga memastikan, jika Prabowo - Hatta diberikan mandat untuk memimpin Indonesia, maka perjuangan Maluku untuk mendapatkan PI 10 persen Migas Blok Masela direalisasikan.

Begitu juga, menuntaskan trans Maluku yang mengkoneksitas transportasi darat - laut - udara, program lumbung ikan nasional dan penetapan Rancangan Undang Undang Percepatan Pembangunan Daerah Kepulauan (RUU PPDK).

"Tidak kalah strategisnya adalah stabilitas keamanan terjamin yang memungkinkan investor menanamkan modalnya untuk mengelola aneka potensi sumber daya alam bernilai ekonomis dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Hendrik Lewerissa.

Pilpres 9 Juli 2014 akan diikuti pasanan capes-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Jokowi-JK.


Pewarta: Lexy Sariwating
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026