"Kenaikan ini dipicu oleh perubahan indeks yang diterima petani sebesar 1,31 persen, lebih tinggi dibanding perubahan indeks yang dibayarkan sebesar 0,87 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Maluku, Diah Utami di Ambon, Rabu.
Capaian NTP tertinggi Bulan Juni terjadi di sub sektor hortikultura sebesar 108,12, sedangkan NTP terendah terjadi pada sub sektor tanaman pangan 93,90.
Diah Utami mengatakan, NTP Maluku Juni 2014 mengalami kenaikan tertinggi pada sub sektor hortikultura sebesar 0,88 persen sedangkan sub sektor peternakan mengalami penurunan 0,22 persen.
Kemudian untuk inflasi perdesaan di Provinsi Maluku bulan lalu sebesar 1,06 persen yang dipengaruhi fluktuasi harga di beberapa kelompok pengeluaran, terutama disebabkan oleh naiknya indeks pada kelompok bahan makanan 1,80 persen.
"Sedangkan untuk kelompok transportasi serta komunikasi justeru mengalami penurunan sebesar 0,07 persen," katanya.
Menurut Diah Utami, transportasi menduduki urutan tertinggi untuk kelompok pengeluaran petani sebesar 112,50 selama Bulan Juni kemarin untuk mengangkut hasil produksi menuju pasaran.
Sementara peningkatan pengeluaran yang tertinggi terjadi di kelompok penambahan barang modal sebesar 1,25 persen.
Diah Utami menambahkan, khusus untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinvi Maluku bulan lalu juga tercatat sebesar 109,16 atau naik 1,25 persen dibanding Bulan Mei 2014 sebesar 107,75.
Peningkatan ini disumbangkan oleh kenaikan NTUP yang tertinggi pada sub sektor hortikultura sebesar 1,71 persen.
Pewarta: Daniel Leonard: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.