"Ke depan teluk luar dan dalam akan menjadi fokus Pemkot Ambon untuk dikembangkan menjadi kawasan pariwisata laut, yakni pusat kuliner laut," katanya di Ambon, Rabu.
Menurut dia, wisata pantai merupakan potensi yang dimiliki Ambon, sehingga pihaknya berupaya tahun 2015 kawasan teluk dikembangkan dengan menjalin kerja sama dengan swasta.
"Ambon tidak memiliki potensi lain yang dapat dipromosikan selain wisata pantai yang cukup menjanjikan, karena itu kawasan teluk yang sangat indah dan menawan ini harus dimanfaatkan dengan baik," katanya.
Hendry mengatakan, keindahan teluk Ambon yang tidak dimiliki daerah lain harus dikembangkan dengan membuat restoran terapung yang menyajikan kuliner laut khas Maluku dan diiringi alunan musik.
"Di daerah lain restoran terapung sudah cukup banyak seperti Manado, tetapi yang membedakan dengan daerah lain adalah di Ambon restoran berada di teluk," ujarnya.
Diakuinya, teluk Ambon selama ini belum dimanfaatkan dengan baik hanya sebatas dinikmati pemandangannya oleh wisatawan yang datang berkunjung.
Kedepan, lanjutnya teluk akan ditata dengan baik bekerjasama dengan masyarakat yang melakukan aktifitas budidaya ikan, lobster serta rumput laut di seputar kawasan teluk.
"Sepanjang teluk dilakukan aktifitas budidaya milik masyarakat, hal ini harus dimanfaatkan dengan baik dan menjadi nilai jual yang tinggi, karena selama ini wisatawan yang datang hanya menikmati hasil laut di restoran di pusat kota, kedepan wisata teluk yang harus ditonjolkan," tandasnya.
Ia menambahkan, wilayah kota Ambon sebagian besar berada di kawasan pesisir yang terdiri atas empat wilayah yaitu Teluk Ambon Dalam, Teluk Ambon Luar, Baguala dan Pesisir semenanjung Leitimur.
"Empat kawasan ini harus dikembangkan dengan baik agar potensi wisata Ambon yang umumnya merupakan pantai, dapat dinikmati wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Hendry
Pewarta: Penina Mayaut: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.