Ambon (ANTARA) - Majelis Latupati Kota Ambon, Maluku secara resmi menetapkan gelar adat kepada Wali Kota Ambon, Bodewin M. Watimena, dan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Latupati Kota Ambon, Reza Valdo Maspaitella.

“Pemberian gelar adat Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 02/MLKA/2025, Bodewin Watimena dikukuhkan dengan gelar Upulatu Kota Ambon, sedangkan Ely Toisutta menerima gelar Pati Kota Ambon,” kata Ketua Majelis Latupati Kota Ambon Reza Valdo Maspaitella, di Ambon, Sabtu.

Pengukuhan ini dilakukan Majelis Latupati Kota Ambon dalam prosesi adat yang berlangsung di Balai Kota Ambon, sehari menjelang perayaan HUT Kota Ambon ke-450.

Acara ini dihadiri pengurus Majelis Latupati Kota Ambon, Ketua dan anggota DPRD Kota Ambon, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para raja negeri di Kota Ambon, serta tamu undangan lainnya.

Kedua gelar tersebut berlaku selama masa jabatan mereka pada periode 2025–2030. Reza menyampaikan penganugerahan gelar adat ini bukan sekadar seremoni simbolik, melainkan wujud tanggung jawab moral dan budaya bagi para pemimpin daerah.

“Ini adalah bentuk pengakuan sekaligus amanah. Pemimpin tidak hanya mengurus administrasi pemerintahan, tetapi juga menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Reza.

Wali Kota Ambon Bodewin M. Watimena menyatakan, gelar adat yang diterima merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan ketulusan dan tanggung jawab.

“Gelar Upulatu dan Pati adalah simbol kepemimpinan yang menuntut keteladanan. Pemimpin harus hidup dalam kedamaian agar masyarakat pun merasakan damai,” kata Bodewi .

Ia menambahkan, pengukuhan ini menjadi penguat sinergisitas antara pemerintah dan lembaga adat dalam upaya melestarikan tradisi, mempererat persaudaraan, serta membangun keharmonisan sosial di Kota Ambon.

“Gelar ini adalah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan hati. Kita ingin membangun Ambon sebagai kota yang damai, harmonis, dan penuh kebersamaan. Pengukuhan ini harus menjadi contoh dalam menjaga persatuan,” katanya menambahkan.

Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk turut menjaga suasana damai dan aman di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Saya mengajak semua warga untuk bersama menjaga ketenangan dan kebersamaan. Kota Ambon adalah milik kita bersama. Terima kasih kepada Majelis Latupati atas penghargaan ini dan arahannya dalam prosesi pengukuhan,” ucap Bodewin.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026