Ambon (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) Ambon berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) untuk membuka program studi dokter spesialis di Maluku.
“Langkah ini sebagai upaya untuk menegaskan peran perguruan tinggi dalam meningkatkan pemerataan kesehatan di Maluku,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti Ambon dr Farah Christina Noya di Ambon, Jumat.
Ia menyampaikan hal tersebut saat melakukan audiensi bersama Gubernur Maluku dan Rektor Unpatti di Universitas Pattimura Ambon.
Dia menjelaskan Unpatti telah berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) sebagai pendamping.
Hasil penilaian sementara menunjukkan bahwa Unpatti siap membuka program studi spesialis, baik dari sisi sumber daya manusia maupun kesiapan akademik.
“Secara umum, asesmen dari FK Unhas menegaskan kami sudah siap, terutama untuk pembukaan program studi spesialis penyakit dalam, bedah, dan obstetri-ginekologi,” ujarnya.
Untuk mengoptimalkan hal tersebut, pihaknya sedang menyusun dokumen pengusulan ke Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
“Saat ini kami sedang menyelesaikan dokumen pengusulan yang akan diunggah melalui sistem Siaga paling lambat 28 Oktober 2025. Kami juga fokus pada pemenuhan administrasi, lokakarya kurikulum, hingga kelengkapan dosen dengan kualifikasi spesialis,” katanya.
Ia mengatakan Fakultas Kedokteran Unpatti menargetkan awal 2026 sebagai waktu penerimaan kelompok pertama residen, dengan prioritas pada program spesialis bedah.
Peserta diutamakan berasal dari kalangan dokter daerah 3T di Maluku dengan dukungan beasiswa dari pemerintah daerah.
Noya menegaskan pentingnya peran RSUD dr M Haulussy Ambon dan rumah sakit daerah lainnya sebagai sarana pendidikan pendukung.
“Kami mengharapkan dukungan pemda baik dari segi peralatan, sarana, maupun SDM agar rumah sakit daerah dapat berfungsi optimal sebagai pusat pendidikan dokter dan dokter spesialis,” katanya.
Berkaitan dengan hal itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memberikan dukungan penuh sebagai langkah kolaborasi konkret pemerintah dan perguruan tinggi untuk memberikan akses layanan kesehatan yang merata.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026