Ambon (ANTARA) - Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon memperkenalkan ketahanan bahari kepada anak-anak sekolah melalui kegiatan edukasi di KRI Posepa-870 saat menerima kegiatan kunjungan Outing Class RA Almeera Islamic School ke Dermaga Irian Kodaeral IX Ambon.

“Kodaeral IX memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengunjungi kapal perang Republik Indonesia, sekaligus sebagai salah satu pembelajaran dini dan menumbuhkan jiwa kebaharian bagi anak-anak kita,” ujar Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Kodaeral IX Ambon Kolonel Laut (P) Hapsoro di Ambon, Maluku, Kamis.

Pada kesempatan itu para siswa belajar langsung mengenai dunia kemaritiman di salah satu unsur Kodaeral IX tersebut.

Rombongan dipandu oleh prajurit KRI Posepa-870. Para personel kapal memberikan materi pengenalan secara komprehensif mengenai fungsi dan peran KRI dalam menjaga perairan Indonesia.

Anak-anak diperkenalkan pada jenis dan tipe KRI Posepa-870, sistem persenjataan dan navigasi, fungsi radar dan komunikasi, serta sejarah dan tahun pembuatan kapal tersebut.

Ia mengatakan pengetahuan ketahanan wilayah laut dan ketahanan maritim diperkenalkan kepada anak usia TK dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

Anak-anak mendapatkan penjelasan bahwa laut sebagai rumah besar bagi ikan, penyu, dan makhluk laut lainnya, sehingga mereka perlu ikut menjaga agar laut tetap bersih dan aman.

Mereka juga dikenalkan dengan kapal-kapal TNI Angkatan Laut yang bertugas sebagai penjaga laut dan memastikan tidak ada yang merusak atau mencemari perairan Indonesia.

Selain itu, anak-anak belajar bahwa sampah tidak boleh dibuang ke laut karena dapat membahayakan hewan laut dan merusak lingkungan.

Ia menjelaskan ketahanan maritim dapat digambarkan sebagai upaya bersama menjaga laut agar tetap aman, bersih, dan bermanfaat bagi semua.

Selain itu, katanya, laut menjadi jalan raya air yang digunakan kapal untuk membawa kebutuhan penting dari satu pulau ke pulau lain sehingga harus dilindungi.

Para siswa juga diajak berkeliling melihat langsung anjungan dan berbagai fasilitas tempur yang dimiliki kapal.

Dia mengharapkan pengalaman belajar di lingkungan kapal perang ini memberikan wawasan berbeda dibandingkan dengan pembelajaran di dalam kelas.

Kegiatan itu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak Ambon untuk semakin mencintai laut.

 



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026