Ambon (ANTARA) - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku menyampaikan ketersediaan stok minyak tanah bersubsidi sebanyak 21.082 kiloliter mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 81 hari ke depan.
Kepala Dinas ESDM Maluku Abdul Haris di Ambon, Ahad mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta LPG guna memastikan pasokan tetap stabil, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Selain minyak tanah, lanjut dia, stok solar bersubsidi tercatat sebanyak 14.625 kiloliter. Dengan rata-rata konsumsi harian saat ini, ketersediaan tersebut diperkirakan mencukupi hingga 18 Februari 2026.
Sementara itu, BBM jenis pertalite tercatat tersedia sebanyak 8.101 kiloliter dan diproyeksikan cukup untuk 51 hari ke depan. Adapun Liquefied Petroleum Gas (LPG) tercatat tersedia sebanyak 206 metrik ton dengan ketahanan stok sekitar 25 hari.
Ia menegaskan pihaknya terus melakukan langkah antisipasi guna menjaga kelancaran distribusi energi, terutama menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran 2026.
“Langkah antisipasi yang kami lakukan antara lain memperkuat koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kelancaran distribusi, baik melalui jalur darat maupun laut, mengingat karakteristik wilayah Maluku sebagai daerah kepulauan,” ujarnya.
Selain itu, Dinas ESDM Maluku juga membuka layanan pengaduan masyarakat terkait potensi kelangkaan maupun hambatan distribusi BBM dan LPG di lapangan.
Layanan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah terhadap persoalan yang muncul di tingkat masyarakat.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait di setiap kabupaten/kota, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, untuk memantau perkembangan stok dan distribusi di masing-masing wilayah.
“Kami berharap pemerintah daerah kabupaten dan kota selalu memberikan perhatian serius terhadap kondisi stok bahan bakar di wilayahnya, sehingga apabila terjadi indikasi kekurangan dapat segera dilaporkan dan ditangani bersama,” katanya.
Ia menambahkan, pengawasan distribusi juga dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan energi sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026