Ternate (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga memastikan layanan seluruh pengisian jerigen di SPBU Weda, Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut) untuk kebutuhan masyarakat sudah dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

"Pengisian Dexlite ke jeriken sudah dilakukan operator mengikuti aturan. Namun, disayangkan saat pengisian ada jeriken yang bocor, ketika itu pengisian langsung dihentikan dan fokus pembersihan area pengisian," kata Area Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas dihubungi dari Ternate, Rabu.

Menurut dia, pembersihan di area pengisian BBM dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari dengan pasir, air dan sabun, dan terakhir dengan peralatan safety oil spill kit.

"Sudah bersih dan operasional sudah berjalan normal. Kami juga inspeksi sarfas yakni nozzle dan dispenser dalam keadaan baik tidak ada kebocoran, serta tidak terdapat pencemaran di area SPBU," ujar Ispiani.

Ispiani juga memastikan sosialisasi pengisian BBM ke jeriken yang sesuai dengan aturan dan aspek keselamatan terus dilakukan ke lembaga penyalur.

"Kami tidak ragu berikan teguran, peringatan, dan sanksi apabila tidak mengikuti SOP dan melalaikan aspek keselamatan operasional," kata Ispiani.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) termasuk di 50 titik BBM Satu Harga di kawasan Pulau Obi, Maluku Utara, yang masuk kawasan Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

Menurut dia, kehadiran BBM Satu Harga menjadi hal penting senada dengan cita-cita nasional mewujudkan keadilan serta swasembada energi.

Menurut dia, pihaknya akan menjaga kelancaran distributor standar produk dan standar harganya, agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat dan terus menggerakkan ekonomi wilayah tersebut.

Dia mengatakan kehadiran BBM Satu Harga ini adalah bentuk keadilan energi bagi masyarakat melalui penyediaan BBM di wilayah 3T, akses yang mudah, harga yang terjangkau, dan produk yang standar di seluruh wilayah Indonesia.



Pewarta: Abdul Fatah
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026