Ternate (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara memperkuat kesejahteraan dan daya beli jelang Idul Fitri dengan mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebelum libur Idul Fitri dan cuti bersama.
"Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan ASN sekaligus memperkuat daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah," kata Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda di Ternate, Kamis.
Dia menegaskan bahwa pencairan THR dan TPP dilakukan secara akuntabel, tepat sasaran, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Puji Tuhan, seluruh ASN Pemprov Maluku Utara telah menerima THR dan TPP. Ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan aparatur, sekaligus bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Idul Fitri,” ujar Gubernur.
Gubernur juga mengajak ASN untuk memanfaatkan pendapatan tersebut secara bijak, tidak hanya untuk kebutuhan hari raya, tetapi juga untuk mendukung perputaran ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM di Maluku Utara.
Pemerintah Provinsi memastikan bahwa proses penyaluran THR dan TPP berjalan lancar tanpa kendala berarti, berkat sinergi yang baik antara perangkat daerah dan pengelola keuangan.
Selain sebagai bentuk apresiasi atas kinerja ASN, penyaluran THR dan TPP ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama pada sektor perdagangan dan jasa selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan terus berkomitmen menjaga stabilitas fiskal daerah serta memastikan setiap kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pewarta: Abdul FatahEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026