Ambon (ANTARA) -

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengerahkan sebanyak empat hingga lima personel di setiap pelabuhan penyeberangan untuk memperketat pengawasan arus balik Lebaran 1447 Hijriah, termasuk di Pelabuhan Hunimua, Liang, Kota Ambon, pada H+5.

“Personel kami tetap siaga dan memaksimalkan pengamanan serta pelayanan di titik-titik strategis, termasuk di Pelabuhan Hunimua. Meskipun arus balik masih terkendali, kami tidak mengurangi kewaspadaan demi menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat yang melakukan perjalanan,” kata Kasatgas Humas Operasi Ketupat Salawaku Kombes Pol Rositah Umasugi, di Ambon, Kamis.

Langkah ini dilakukan melalui Operasi Ketupat Salawaku dengan memaksimalkan pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis penyeberangan guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat.

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polda Maluku yang tergabung dalam pos pengamanan dan pelayanan, bersama Polresta Ambon dan Polsek Salahutu, serta didukung pihak ASDP.

Petugas melakukan pengawasan terhadap aktivitas penumpang yang tiba maupun yang akan berangkat menuju Pelabuhan Waipirit, Seram Bagian Barat, menggunakan kapal feri.

Meski arus balik pada H+5 terpantau masih relatif lancar dan belum terjadi kepadatan signifikan, aparat keamanan tetap meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan kenyamanan masyarakat.

Ia mengatakan, optimalisasi pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipatif selama masa arus balik Lebaran.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran proses penyeberangan.

Berdasarkan data dari ASDP, jumlah penumpang arus balik pada Rabu (25/3/2026) tercatat sebanyak 2.481 orang, termasuk penumpang kendaraan roda dua dan roda empat.

Selain pengamanan, petugas juga memberikan pelayanan serta edukasi kepada masyarakat agar tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama perjalanan.

Sementara itu, penguatan pengamanan arus balik juga menjadi perhatian nasional. Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto mengikuti video conference (vicon) Analisis dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas menjelang arus balik Lebaran 2026 yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di titik-titik krusial seperti pelabuhan penyeberangan.

“Seluruh personel yang terlibat Operasi Ketupat 2026 harus terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama di pelabuhan penyeberangan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keselamatan,” tegas Kapolri.

Kapolri juga meminta jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di setiap titik penyeberangan guna memastikan pelayanan berjalan optimal selama arus balik Lebaran.



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026