Ambon (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku bersama tim SAR gabungan dan Dokkes Polda Maluku mengevakuasi jasad perempuan muda dari Jembatan Merah Putih.

"Kondisi membahayakan jiwa manusia ini terjadi pada salah satu ikon Kota Ambon yakni Jembatan Merah Putih di mana seorang wanita muda yang diketahui bernama Sandra Villia Caniago (21) diduga melompat dari atas jembatan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah di Ambon, Jumat.

Perempuan muda ini dilaporkan nekat melompat dari atas JMP yang berakhir dengan duka bagi keluarga korban.

Peristiwa naas pada Jumat, sekitar pukul 04.30 WIT itu, sempat dilihat seorang warga setempat bernama Ongen yang kemudian melapor ke Call Center 112 Kota Ambon. Laporan kemudian diteruskan ke Basarnas Ambon untuk penanganan lebih lanjut.

Pada pukul 04.50 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan jarak kurang lebih 10 km, heading 72.18° arah timur dari Kantor SAR Ambon. Sekitar pukul 05:00 WIT, tim tiba dilokasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna proses evakuasi.

"Pukul 07.40 WIT tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia pada penyangga beton bawah Jembatan Merah Putih dan selanjutnya dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara guna proses lebih lanjut," ucapnya.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polda Maluku, Polres Pulau Ambon, Polsek Teluk Ambon, Dokkes Polda Maluku, dan masyarakat sekitar.

Tim SAR Gabungan sementara menurunkan jasad seorang wanita muda yang diduga melompat dari atas Jembatan Merah Putih (JMP) Kota Ambon pada Jumat, (20/3) dinihari. Jasad korban selanjutnya dievakuasi Tim SAR Gabungan untuk diserahkan kepada pihak keluarga. (HO/Basarnas Ambon)
 


Pewarta: Daniel Leonard
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026