Ternate (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut) menjalin kolaborasi dengan Universitas Khairun (Unkhair) dalam fasilitasi proses pembelajaran mengenai urgensi pelindungan kekayaan intelektual (KI) di kalangan mahasiswa.

Kakanwil Kemenkum Malut Budi Argap Situngkir (BAS) mengatakan kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan dengan Rektor Unkhair dan para dekan sebelumnya, guna mempercepat sinergi, khususnya dalam edukasi kekayaan intelektual.

Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap kekayaan intelektual.

"Kami mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kekayaan intelektual yang kuat di daerah. Edukasi kepada mahasiswa sangat penting agar lahir generasi yang sadar akan pentingnya perlindungan KI dan mampu mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan," ujar Argap, Jumat (10/4).

Dekan Fakultas Hukum Unkhair Sultan Alwan menyambut baik upaya tersebut. Ia menilai edukasi kekayaan intelektual penting dikenalkan kepada mahasiswa, mengingat kampus merupakan laboratorium pengembangan kekayaan intelektual.

"Kekayaan intelektual penting untuk dikenalkan kepada mahasiswa. Terlebih kampus menjadi laboratorium kekayaan intelektual," ujarnya.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Malut Rian Arvin mengatakan materi yang direncanakan meliputi pengenalan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), khususnya yang relevan dengan bidang manajemen dan bisnis, guna memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa terkait pentingnya pelindungan KI dalam dunia usaha.

"Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Mei 2026," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan KI Zulfikar Gailea menambahkan penjajakan kerja sama akan diawali dengan penandatanganan kesepakatan sebagai bentuk komitmen kedua pihak dalam meningkatkan pemahaman kekayaan intelektual di lingkungan kampus.

Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026