"Arus balik di Malut hingga saat ini aman dan tidak ada masalah yang menonjol," kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar, di Ternate, Jumat.
Dia mengatakan, Operasi Ramadniya Kieraha 2016 ini, Polda Malut menerjunkan 675 personiel yang disiagakan di berbagai titik untuk pengamanan selama arus mudik maupun balik lebaran, mulai dari jalan raya, pelabuhan Ahmad Yani, armada semut hingga Bandara Sultan Babullah Ternate.
Kendati demikian, Polda Malut mencatat selama arus mudik maupun balik H+3 untuk tilang tercatat 10 kasus dan teguran 90 kasus.
Sedangkan untuk lakalantas 4 kasus, dua diantaranya meninggal dunia, luka berat maupun ringan masing - masing tujuh orang dengan kerugian material Rp55 juta.
Selain itu, ada 64 titik penjagaan yang menempatkan personil Polda Malut dengan rutin melakukan patroli di berbagai pusat keramaian yang dianggap menjadi titik rawan.
Operasi Ramadaniya bertugas menyukseskan pelaksanaan mudik Lebaran dan meminta segenap unsur yang terlibat dalam pengamanan di Malut agar meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas secara cepat dan tepat.
Petugas juga diharapkan bisa memberikan pelayanan kepada pemudik secara humanis.
Semua petugas agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, menghindari sikap arogansi dan kesewenang-wenangan selama menjalankan tugas.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.