Ambon, 27/12 (Antara Maluku) - Gubernur Maluku, Said Assagaff meminta para aparatur sipil negara (ASN) jajaran Pemprov setempat untuk meneladani sifat Yesus Kristus yang lahir sebagai Juru Selamat serta penuh pengorbanan untuk menyelamatkan umat manusia.

"Kelahiran Sang Putra Natal tidak hanya menjadi pembawa damai, tetapi juga mengorbankan diri untuk menebus dosa umat manusia. Sifat Yesus yang penuh pengorbanan kiranya dapat dicontohi oleh semua ASN terutama pimpinan SKPD agar dapat mengorbankan diri membangun masyarakat Maluku," kata Gubernur saat perayaan Natal Pemprov Maluku, TNI-Polri dan masyarakat di Ambon, Selasa.

Dia juga mengingatkan seluruh ASN maupun TNI-Polri akan palungan yang sederhana tempat Yesus lahir, identik dengan kesejahteraan masyarakat Maluku saat ini yang perlu ditingkatkan.

Menurut Gubernur, selama 2016 telah banyak kemajuan yang dicapai dan perlu ditingkatkan pada 2017 melalui kerja keras dan pengorbanan, serta membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya menjadi teladan, tetapi juga rela mengorbankan dirinya bagi rakyat.

"Yesus Kristus telah menunjukkan teladannya dan semua pemimpin harus bisa mengikuti contoh dan teladanNYA demi kesejahteraan masyarakat di Maluku yang penuh tantangan multi deminsional dan membutuhkan tipikal pemimpin yang dapat mengorbankan dirinya bagi rakyat," katanya.

Dia juga mengingatkan ASN dapat menjadikan ciri hidup orang basudara di Maluku sebagai cermin kehidupan serta membangun keharmonisan dan spiritualitas umat beragama, saling berbagi, saling mendorong satu dengan lainnya guna membangun daerah ini lewat kerja nyata di setiap bidang.

"Mari kita bangun semangat `baku bage` dan `baku dorong` untuk mmbangun daerah melalui kerja nyata di setiap bidang, termasuk menyukseskan berbagai kegiatan penting pada 2017," ujarnya.

Sejumlah agenda penting yang akan berlangsung di Maluku pada 2017 yakni pilkada di empat kabupaten dan kota Ambon, Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2017, Tanwir Muhammadiyah serta tour sepeda The Mollucas, di samping pesta paduan suara Gerejani (Pesparani) umat Katholik pertama di Indonsia yang akan berlangsung di Maluku pada 2018.

Dia berharap, perayaan Natal membawa damai sejahtera dan semua warga di Maluku menjalin persekutuan yang erat, saling berbagi dan menolong dengan tulus dalam bingkai semangat hidup orang basudara dan ale rasa beta rasa, sehingga tidak mudah diadu domba, termasuk oleh aksi-aksi teror, kekerasan serta provokasi melalui ujaran-ujaran kebencian di media sosial saat ini.

"Saya justru berharap seluruh masyarakat di Maluku dapat hidup dalam persaudaraan yang rukun sehingga menjadi contoh terbaik dalam menjalin persaudaraan dalam keragaman," katanya.

Perayaan Natal Pemprov Maluku bersama TNI-Polri dan masyarakat juga dimeriahkan oleh kidung pujian yang dibawakan sejumlah paduan suara serta pembagian bingkisan oleh Gubernur kepada ASN golongan I dan II di jajaran Pemprov setempat.

Pewarta: Jimmy Ayal
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026